Lew Sebut Eropa Ingin Jarah Pundi Keuangan AS
Menteri Keuangan Amerika Serikat Jack Lew, menuding Uni Eropa ingin merampas pundi-pundi keuangan negaranya setelah memerintahkan perusahaan Apple untuk melunasi utang pajak sebesar 14,5 miliar dolar.
"Saya khawatir bahwa langkah itu mencerminkan upaya untuk mengakses basis pajak AS untuk pajak penghasilan, yang seharusnya ditentukan di Amerika sendiri," kata Lew pada Rabu (31/8/2016) seperti dikutip Klub Wartawan Muda Iran (YJC).
Pada acara untuk membahas posisi AS menjelang pertemuan G20 di Cina pekan depan, Lew menerangkan bahwa memaksa Apple membayar pajak yang lebih tinggi di Irlandia berarti membiarkan perusahaan ini mengurangi pembayaran "utangnya" ke Amerika dan pada akhirnya pendapatan pajak AS berkurang.
Komisi Uni Eropa mewajibkan Apple untuk melunasi utang pajak di Irlandia karena perusahaan ini dianggap telah menikmati bantuan keringanan pajak secara ilegal. Kasus ini mengundang kemarahan Washington dan Departemen Keuangan AS dalam sebuah laporannya menilai keputusan tersebut bertentangan dengan undang-undang Eropa.
"Putusan Komisi Eropa tampaknya sangat terfokus pada perusahaan-perusahaan Amerika," kata Lew.
"Kami berpikir bahwa ini akan merusak iklim di Eropa untuk bisnis internasional, karena menciptakan ketidakpastian yang pada akhirnya tidak akan baik bagi ekonomi Eropa," tegasnya. (RM)