Trump Ancaman Baru Eropa: Denda Google Memicu Aksi Balas Dagang AS
-
Presiden AS Donald Trump
Pars Today - Donald Trump, Presiden Amerika Serikat dalam menanggapi denda 890 juta euro yang dijatuhkan Uni Eropa kepada Google, mengancam Brussel akan memberlakukan tarif-tarif berat dan mengumumkan dimulainya investigasi dagang terhadap Uni Eropa. Ketegangan antara AS dan Uni Eropa memasuki babak baru.
Sebagaimana dilaporkan Fars News mengutip Reuters, Sabtu, 25 Juli 2026, Donald Trump, dalam menanggapi denda 890 juta euro yang dijatuhkan Uni Eropa kepada Google, mengumumkan dimulainya investigasi dagang terhadap Brussel. Trump menyebut denda Uni Eropa terhadap Google sebagai "ilegal" dan "diskriminatif", dan menyatakan bahwa Washington akan memulai investigasi resmi berdasarkan Bagian 301 Undang-Undang Dagang AS, sebuah jalur yang dapat mengarah pada penerapan tarif-tarif balasan terhadap Eropa.
Reaksi ini muncul hanya sehari setelah Komisi Eropa menjatuhkan denda 890 juta euro kepada Google karena menyalahgunakan posisi dominannya di mesin pencari dan toko aplikasi Google Play. Brussel menyatakan bahwa Google, dengan memprioritaskan layanannya sendiri dan membatasi pilihan pengembang, telah melanggar aturan-aturan pasar digital.
Perselisihan mengenai peraturan teknologi telah lama menjadi salah satu poros ketegangan antara kedua sisi Atlantik. Pemerintah AS berulang kali menyatakan bahwa peraturan digital Uni Eropa bersifat diskriminatif terhadap perusahaan-perusahaan teknologi AS, sementara Brussel menyatakan bahwa tujuan peraturan ini adalah untuk menciptakan persaingan yang adil di pasar.
Jika investigasi dagang AS mengarah pada penerapan tarif, kemungkinan eskalasi perselisihan ekonomi antara Washington dan Brussel akan meningkat. Komisi Eropa menyatakan bahwa mereka tetap siap untuk berdialog dengan AS guna mengurangi ketegangan, tetapi menekankan pelaksanaan aturan-aturan persaingan digital mereka.(Sail)