Austria Minta Eropa Batalkan Negosiasi dengan Turki
Pemerintah Austria meminta Uni Eropa menghentikan pembicaraan dengan Turki terkait proses keanggotaan negara itu.
Dalam pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Bratislava, Jumat (2/9/2016), Menlu Austria Sebastian Kurz mengatakan perundingan untuk keanggotaan Turki di Uni Eropa harus dihentikan. Demikian dilaporkan kantor berita IRNA.
Soal peluang dimulainya babak baru perundingan dengan Turki, Kurz menandaskan ia tidak yakin sebuah babak baru akan dibuka, karena ini akan menjadi sebuah kesalahan besar bagi Uni Eropa dan perlu diingat bahwa setiap kemajuan dalam pembicaraan dengan Turki, membutuhkan pemungutan suara.
"Kudeta jelas harus dikutuk ... Tapi gelombang pembersihan dan pembungkaman orang-orang dengan pendapat yang berbeda, menurut kami adalah cara yang salah," ujarnya.
Sementara itu, Komisioner Uni Eropa Johannes Hahn kepada wartawan mengatakan bahwa banyak negara Eropa juga sependapat dengan pandangan menteri luar negeri Austria.
"Saat ini ada banyak isu yang lebih penting dari Turki untuk dibahas termasuk tentang masa depan Uni Eropa," tegasnya.
Pertemuan para menlu Eropa di Bratislava bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menyikapi permintaan keanggotaan oleh Ankara.
Hari ini (Sabtu,3/9/2016), Menteri Turki untuk Urusan Uni Eropa, Omer Celik akan berdialog dengan mitranya di Eropa tentang situasi negaranya pasca kudeta, penghapusan visa kunjungan untuk warga Turki dan juga kesepakatan terkait imigran. (RM)