Jalur Udara Moskow-Damaskus Terbuka Lagi
-
Pesawat Suriah
Pars Today - Kantor berita TASS, Minggu (16/8) dinihari, melaporkan bahwa penerbangan penumpang mingguan antara Damaskus dan Moskow akan dilanjutkan mulai hari ini (Minggu) setelah lebih dari 18 bulan terhenti.
Melaporkan dari IRNA, 16 Agustus 2026, seorang juru bicara maskapai penerbangan Suriah mengatakan kepada TASS bahwa ini adalah penerbangan pertama yang akan berangkat dari Damaskus dan akan mendarat di Bandara Sheremetyevo Moskow.
Bandara Sheremetyevo juga mengonfirmasi kepada TASS bahwa penerbangan ini akan dilakukan.
Koneksi udara langsung antara Damaskus dan Moskow dihentikan pada Desember 2024 karena perkembangan internal di Suriah. Sebelumnya, selain maskapai Suriah, penerbangan ke Moskow juga dilayani oleh maskapai Suriah lainnya, Fly Sham.
Dimulainya kembali penerbangan antara Moskow dan Damaskus terjadi di tengah pengumuman Kementerian Luar Negeri Suriah pekan lalu bahwa setelah satu setengah tahun negosiasi intensif, nasib dua pangkalan Rusia di Hmeimim dan Tartus akhirnya ditentukan, dan proses reorganisasi kehadiran pasukan militer Moskow akan dimulai.
Kantor Media Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan bahwa berdasarkan nota kesepahaman, proses reorganisasi kehadiran Rusia di pesisir Suriah akan dimulai, dan pemerintah akan mengambil alih pengelolaan fasilitas sipil, terutama Bandara Hmeimim dan dermaga komersial keempat di Pelabuhan Tartus, dan secara bertahap mengintegrasikannya ke dalam sistem manajemen sipil.
Pangkalan Laut Tartus di Suriah menjadi tuan rumah pangkalan angkatan laut Rusia di Laut Mediterania, sementara Latakia menjadi tuan rumah Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di wilayah tersebut.
Ahmad al-Sharaa, kepala pemerintahan sementara Suriah, pada bulan Februari lalu melakukan perjalanan ke Moskow untuk bertemu dengan Vladimir Putin, Presiden Rusia, guna membahas masalah bilateral, termasuk nasib dua pangkalan tersebut.
"Penerbangan penumpang antara Damaskus dan Moskow kembali beroperasi setelah 18 bulan terhenti, dengan penerbangan pertama hari ini dari Damaskus ke Bandara Sheremetyevo. Keputusan ini terjadi setelah Suriah dan Rusia mencapai kesepakatan tentang masa depan dua pangkalan militer Rusia di Hmeimim dan Tartus, yang akan direorganisasi dengan pengalihan fasilitas sipil ke pengelolaan pemerintah Suriah."(Sail)