Guncangan Energi Memaksa G7 Melepaskan 100 Juta Barel Cadangan
https://parstoday.ir/id/news/world-i197868-guncangan_energi_memaksa_g7_melepaskan_100_juta_barel_cadangan
Pars Today - Para pemimpin G7 menyusul intensifikasi fluktuasi harga minyak yang belum pernah terjadi sebelumnya dan meningkatnya tekanan pada pasar bahan bakar global, mengumumkan pelepasan terkoordinasi 100 juta barel dari cadangan energi untuk dengan injeksi minyak dan solar segera, mencegah intensifikasi guncangan harga dan penularannya ke rumah tangga serta bisnis.
(last modified 2026-10-02T16:25:10+00:00 )
Okt 02, 2026 23:15 Asia/Jakarta
  • Kelompok G7
    Kelompok G7

Pars Today - Para pemimpin G7 menyusul intensifikasi fluktuasi harga minyak yang belum pernah terjadi sebelumnya dan meningkatnya tekanan pada pasar bahan bakar global, mengumumkan pelepasan terkoordinasi 100 juta barel dari cadangan energi untuk dengan injeksi minyak dan solar segera, mencegah intensifikasi guncangan harga dan penularannya ke rumah tangga serta bisnis.

Melansir IRNA, Jumat, 02 Oktober 2026 para pemimpin G7 hari ini Jumat (2/10) setelah menggelar pertemuan khusus tentang situasi pasar energi global mengumumkan bahwa pelepasan cadangan ini dimulai melalui Badan Energi Internasional dan akan dilaksanakan selama empat bulan.

Berdasarkan pernyataan yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri Inggris, sebagian besar solar yang dicadangkan akan masuk pasar dalam 20 hari pertama. Tindakan ini dilakukan dalam kerangka pelaksanaan komitmen yang diterima negara-negara anggota Badan Energi Internasional pada bulan Maret untuk menghadapi gangguan luas di pasar minyak.

Financial Times melaporkan bahwa paket 100 juta barel mencakup minyak mentah dan produk olahan termasuk solar.

Para pemimpin G7 juga sepakat untuk menyelaraskan program perbaikan dan penghentian operasi kilang mereka satu sama lain untuk mencegah penurunan kapasitas penyulingan secara bersamaan.

Mereka juga meminta negara-negara yang memiliki kapasitas penyulingan signifikan untuk meningkatkan produksi produk minyak khususnya solar.

Dalam bagian lain pernyataan ini, anggota G7 berkomitmen untuk tidak memberlakukan pembatasan ekspor energi dan produk energi terhadap satu sama lain dan meminta produsen lain untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk tekanan pada pasar.

Badan Energi Internasional ditugaskan untuk mengawasi pelaksanaan keputusan ini dan dampaknya terhadap keamanan energi dan stabilitas pasar serta memberikan laporan dalam 20 hari tentang hasil tindakan yang dilakukan dan solusi selanjutnya termasuk cara membangun kembali cadangan.

Keputusan ini diambil sebagai kelanjutan tindakan darurat negara-negara industri untuk menghadapi gangguan luas di pasar energi global.

Anggota Badan Energi Internasional pada bulan Maret juga sepakat untuk memasukkan ratusan juta barel dari cadangan darurat minyak ke pasar untuk mengompensasi penurunan pasokan.

Tekanan pada pasar energi dalam beberapa hari terakhir kembali menguat. Harga minyak dalam perdagangan Kamis naik lebih dari empat dolar per barel dan minyak Brent di akhir perdagangan mencapai 102 dolar 31 sen.

Pasar solar juga menghadapi tekanan kekurangan pasokan yang hebat. Harga indeks solar Eropa hari ini Jumat, bahkan setelah penurunan lebih dari empat persen akibat tersebarnya berita pelepasan cadangan, berada di level sekitar 1.387 dolar per ton.

Dampak krisis ini di Inggris juga langsung sampai ke konsumen. Rata-rata harga solar di stasiun bahan bakar negara ini hari ini Jumat untuk pertama kalinya mencapai 2 pound per liter.

Pada saat yang sama, batas harga energi rumah tangga Inggris sejak Kamis, 1 Oktober 2026 meningkat empat persen.

Berdasarkan keputusan lembaga regulasi energi Inggris "Ofgem", batas tahunan biaya gas dan listrik rumah tangga dengan konsumsi normal meningkat dari 1.663 pound menjadi 1.723 pound dan sekitar 22 juta rumah tangga terkena perubahan ini.

Ofgem menyatakan kenaikan biaya energi grosir sebagai salah satu faktor utama keputusan ini.(Sail)