AS Kehilangan Peringkat Tertinggi dari Semua Lembaga Besar: Peringatan Krisis Fiskal
https://parstoday.ir/id/news/world-i197930-as_kehilangan_peringkat_tertinggi_dari_semua_lembaga_besar_peringatan_krisis_fiskal
Pars Today - Perusahaan peringkat kredit "Scope Ratings" memperingatkan bahwa defisit anggaran "yang sangat besar" dan peningkatan utang pemerintah Amerika yang tiada henti, membuat negara ini semakin rentan terhadap ketidakstabilan perilaku investor dan sentimen pasar.
(last modified 2026-10-04T08:23:59+00:00 )
Okt 04, 2026 10:48 Asia/Jakarta
  • Utang AS
    Utang AS

Pars Today - Perusahaan peringkat kredit "Scope Ratings" memperingatkan bahwa defisit anggaran "yang sangat besar" dan peningkatan utang pemerintah Amerika yang tiada henti, membuat negara ini semakin rentan terhadap ketidakstabilan perilaku investor dan sentimen pasar.

Melansir IRNA dari Bloomberg, Sabtu, 03 November 2026, perusahaan ini dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa ia menempatkan peringkat kredit Amerika tiga tingkat lebih rendah dari peringkat tertinggi yang mungkin, tetapi tetap mempertahankan prospeknya stabil. Namun, ia memperingatkan bahwa proses akumulasi utang di Amerika tidak dapat berlanjut selamanya.

Dalam pernyataan perusahaan ini disebutkan, "Jika tidak ada pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih kuat atau reformasi fiskal yang signifikan, baik melalui peningkatan pendapatan pemerintah maupun pengurangan pengeluaran, diperkirakan proses utang akan tetap tidak menguntungkan. Jalur ini menunjukkan tren fiskal yang tidak berkelanjutan dalam jangka menengah dan menempatkan pemerintah Amerika semakin rentan terhadap perubahan sentimen investor."

Scope Ratings memperkirakan rasio utang terhadap PDB Amerika dalam satu dekade ke depan akan mencapai 160 persen. Juga biaya bunga bersih akan meningkat ke tingkat "sangat tinggi" hingga tahun 2031. Perusahaan ini juga merujuk pada risiko yang timbul dari kebuntuan yang akan datang di Kongres Amerika tentang batas utang pemerintah.

Amerika sejak penurunan peringkat kreditnya oleh lembaga Moody's Ratings tahun lalu, tidak lagi memperoleh peringkat tertinggi yang mungkin dari lembaga peringkat kredit besar mana pun. Namun, penilaian Scope tentang kondisi kredit Amerika telah lama dianggap sebagai pandangan yang jauh lebih pesimistis dibandingkan lembaga lain.

Menurut Bloomberg, kesiapan perusahaan ini untuk kembali menurunkan peringkat kredit Amerika bertentangan dengan pendekatan yang lebih hati-hati dari para pesaingnya. Sebagai contoh, analis senior lembaga peringkat kredit Fitch Ratings pada bulan Januari mengatakan bahwa penurunan peringkat Amerika lagi dalam waktu singkat setelah penurunan peringkat negara ini oleh lembaga tersebut pada tahun 2023, akan sangat tidak biasa.

Scope Ratings terakhir kali menurunkan peringkat Amerika selama kebuntuan terkait batas utang Amerika pada tahun 2025, dan kini menempatkan peringkat Amerika 2 tingkat lebih rendah dari Fitch, Moody's, dan S&P Ratings.

Perusahaan ini adalah salah satu dari hanya lima lembaga peringkat kredit yang digunakan Bank Sentral Eropa untuk menilai jaminan dan satu-satunya perusahaan di antara kelima lembaga ini yang berbasis di Eropa.

"Scope Ratings memperingatkan defisit anggaran 'sangat besar' dan peningkatan utang pemerintah AS yang tiada henti membuat AS semakin rentan terhadap ketidakstabilan perilaku investor dan sentimen pasar. Perusahaan menempatkan peringkat kredit AS tiga tingkat lebih rendah dari peringkat tertinggi, tetapi mempertahankan prospek stabil. Tanpa pertumbuhan ekonomi jauh lebih kuat atau reformasi fiskal signifikan (peningkatan pendapatan atau pengurangan pengeluaran), proses utang akan tetap tidak menguntungkan; tren fiskal tidak berkelanjutan jangka menengah."(Sail)