Fairford: Penarikan Bomber AS dan Bayang Insiden Keamanan
-
Pangkalan Udara Fairford Inggris
Pars Today - Bersamaan dengan penarikan bomber-bomber Amerika dari Pangkalan Udara Fairford, pemerintah Inggris dalam posisi yang tampaknya diambil dalam kerangka pertimbangan dan kepentingannya sendiri, mengklaim pangkalan ini masih berada dalam kondisi aman.
Melansir IRNA, Senin, 05 Oktober 2026, juru bicara resmi Perdana Menteri Inggris pada hari Senin sebagai respons terhadap pertanyaan tentang situasi keamanan Pangkalan Fairford di Gloucestershire mengklaim pangkalan ini "aman". Ia pada saat yang sama menolak berkomentar tentang keputusan Amerika untuk mengeluarkan bomber-bombernnya dari pangkalan ini.
Jubir kantor Perdana Menteri juga dengan merujuk pada pernyataan Menteri Pertahanan Inggris mengklaim bahwa terdapat metode "teruji" untuk melindungi pangkalan-pangkalan militer di dalam dan luar negeri ini.
Juru bicara ini yang menurut prosedur yang berlaku namanya tidak diumumkan, dalam menjawab pertanyaan apakah bomber-bomber Amerika di masa depan dapat kembali ke Fairford, mengatakan bahwa keputusan dalam hal ini berada di tangan pejabat Amerika. Pemerintah Inggris juga mengumumkan bahwa posisinya tentang pangkalan ini tidak berubah.
Posisi ini dikemukakan setelah Kementerian Pertahanan Amerika pada hari Minggu (4/10) mengonfirmasi semua bomber yang ditempatkan di Fairford, telah kembali ke pangkalan utama mereka di Amerika Serikat.
Seorang jubir Pentagon mengumumkan bahwa pertimbangan keamanan operasional mencegah konfirmasi perpindahan pasukan pada saat pelaksanaannya, tetapi kini dapat dikonfirmasi bahwa semua bomber Amerika yang ditempatkan di Fairford telah kembali ke pangkalan mereka di Amerika.
Berdasarkan laporan, saat keberangkatan sekitar 12 unit bomber B-1B ditempatkan di pangkalan ini.
Fairford dalam beberapa bulan terakhir merupakan salah satu pangkalan utama yang digunakan bomber-bomber Amerika dalam agresi militer terhadap Iran. Pemerintah Inggris saat itu sebelumnya telah menerbitkan izin penggunaan Amerika atas pangkalan-pangkalan negara ini untuk apa yang disebut London sebagai "serangan defensif spesifik dan terbatas" terhadap Iran.
Penarikan bomber-bomber dilakukan sekitar satu pekan setelah insiden keamanan di dekat Fairford. Polisi antiterorisme Inggris pada Minggu pekan lalu menangkap lima warga negara Inggris di dekat pangkalan ini dengan tuduhan kejahatan terkait bahan peledak dan persiapan untuk tindakan teroris.
Polisi kemudian mengumumkan di tiga kendaraan yang terkait dengan orang-orang ini ditemukan sejumlah bensin, tetapi tidak ditemukan alat atau bahan peledak apa pun. Lima orang yang ditangkap setelah interogasi dibebaskan dengan jaminan.
Beberapa hari kemudian seorang pria berusia 25 tahun berkewarganegaraan Inggris dan Iran juga ditangkap di London dengan tuduhan persiapan untuk tindakan teroris yang juga setelah interogasi dibebaskan dengan jaminan. Secara total keenam orang yang ditangkap terkait perkara ini kini bebas dan penyelidikan polisi masih berlanjut.
Andy Burnham, Perdana Menteri Inggris pekan lalu tanpa memberikan dokumen dan bukti mengajukan klaim tentang peran Iran dalam insiden ini. Pada saat yang sama Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Rezim Zionis juga mengklaim bahwa rezim ini sebelum insiden memberikan informasi kepada Inggris tentang apa yang disebutnya "serangan yang didukung Iran".
Hingga kini rincian independen yang membuktikan klaim ini belum diterbitkan secara publik dan polisi Inggris juga mengumumkan bahwa penyelidikan tentang insiden ini sedang berlangsung.
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di London dengan tegas menolak klaim anti-Iran dan menyebut spekulasi tentang keterkaitan Tehran dengan insiden Fairford sebagai "tidak berdasar dan bermotif". Tehran juga sebagai respons terhadap tuduhan ini, memanggil Duta Besar Inggris.
“Bersamaan dengan penarikan bomber-bomber Amerika dari Pangkalan Udara Fairford, pemerintah Inggris mengklaim pangkalan ini masih "aman". Juru bicara PM Inggris menolak berkomentar tentang keputusan AS menarik bombernya; mengatakan metode "teruji" melindungi pangkalan militer; keputusan kembalinya bomber ada di tangan AS; posisi Inggris tidak berubah. Kemenhan AS (Minggu) mengonfirmasi semua bomber yang ditempatkan di Fairford telah kembali ke pangkalan utama di AS.”(Sail)