John Bass: AS Tidak Berperan dalam Teror Dubes Rusia
Duta Besar Amerika Serikat untuk Turki membantah tuduhan keterlibatan negaranya dalam teror Duta Besar Rusia untuk Ankara.
John Bass dalam wawancara televisi baru-baru ini menyebut klaim tentang bantuan AS untuk meneror Andrey G. Karlov sebagai klaim yang tak berdasar.
Ia mengatakan, tindakan pelaku teror terhadap Dubes Rusia untuk Turki adalah aksi yang dikecam.
Karlov yang sejak tahun 2013 menjalankan tugasnya di Turki ditembak mati saat menyampaikan pidato pada pembukaan pameran foto dengan tema "Rusia dalam Pandangan Masyarakat Turki" di Ankara pada Senin.
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai Mevlut Mert Altintas, 22 tahun, yang telah bekerja sebagai polisi antihuru-hara selama 2,5 tahun.
Dubes AS untuk Ankara lebih lanjut menyinggung ekstradisi Fethullah Gulen yang dituduh memiliki peran dalam kudeta gagal di Turki.
John Bass menjelaskan, Kementerian Kehakiman AS dan Turki melanjutkan kerjasama erat terkait masalah tersebut.
Pemerintah Turki menuduh Gulen berperan dalam kudeta gagal pada 15 Juli di negara ini, namun Gulen telah membantah tudingan tersebut. (RA)