DK PBB Voting Sanksi untuk Suriah, Rusia: Akan Kami Veto !
-
DK PBB
Dewan Keamanan PBB, Selasa (28/2) akan melakukan voting terkait draf resolusi untuk menjatuhkan sanksi atas Suriah.
Kantor berita Perancis (27/2) melaporkan, berdasarkan draf resolusi yang disusun oleh Amerika Serikat, Inggris dan Perancis itu, 11 pejabat Suriah dan 10 perusahaan negara itu masuk daftar sanksi DK PBB karena dituduh terlibat penggunaan senjata kimia.
Sanksi-sanksi itu juga mencakup pelarangan penjualan helikopter dan komponen-komponen pendukungnya, kepada militer Suriah.
Voting DK PBB tersebut akan dilakukan pada hari Selasa (28/2) pukul 11:30 waktu setempat.
Terkait hal ini, Rusia mengumumkan akan menggunakan hak vetonya untuk mencegah penerapan sanksi-sanksi itu terhadap Suriah.
PBB dan Dewan Keamanan berulang kali berusaha melemparkan tuduhan penggunaan senjata kimia kepada pemerintah Suriah yang sebenarnya dilakukan oleh anasir-anasir teroris.
Sebelumnya IHS Conflict Monitor (Information Handling Services) yang bermarkas di London mengabarkan, anasir-anasir teroris Daesh pada tahun 2014 sedikitnya 52 kali melancarkan serangan kimia di Irak dan Suriah, dan 19 kali di area sekitar kota Mosul.
Krisis Suriah pecah sejak tahun 2011 akibat serangan luas kelompok-kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya untuk menggulingkan pemerintahan konstitusional Bashar Al Assad, Presiden Suriah. (HS)