Ghalibaf: Ikatan Iran-Lebanon Tak Terpisahkan, Siap Hadapi Zionis
-
Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran dan Nabih Berri, Ketua Parlemen Lebanon
Pars Today - Ketua Parlemen Republik Islam Iran menegaskan bahwa ikatan antara Iran dan Lebanon tidak dapat dipisahkan. Ia menekankan, "Jika kejahatan terus berlanjut, Tehran tidak hanya akan menghentikan proses negosiasi, tetapi juga siap berdiri tegak melawan rezim Zionis."
Melansir Pars Today dari Mehr News Agency, 2 Juni 2026, Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran, dalam percakapan telepon dengan Nabih Berri, Ketua Parlemen Lebanon, menyatakan:
"Hizbullah dan Gerakan Amal hari ini membela tanah air mereka sekaligus umat Islam. Oleh karena itu, ikatan Iran dan Lebanon tak terpisahkan, dan nyawa kami dengan kalian adalah satu."
Ghalibaf menambahkan, "Jika tercapai kesepakatan untuk mengakhiri ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, kesepakatan tersebut akan mencakup penghentian serangan di semua front, khususnya di Lebanon."
Ketua parlemen Iran itu menegaskan bahwa dalam dua hari terakhir, Tehran telah berupaya serius menghentikan serangan Israel.
"Jika kejahatan ini berlanjut, kami tidak hanya akan membekukan proses perundingan, tetapi juga akan menghadang rezim Zionis. Kami bertekad agar gencatan senjata berlaku di seluruh wilayah Lebanon, terutama di bagian selatan negara tersebut," tegas Ghalibaf.
Menanggapi hal tersebut, Nabih Berri mengapresiasi upaya Republik Islam Iran dalam menghentikan kejahatan rezim Zionis. Ia menyatakan, Lebanon tidak akan pernah melupakan sikap positif Iran di masa-masa kritis ini.(Sail)