Donald Tusk Sikapi Tensi Hubungan Turki-Eropa
-
Donald Tusk
Kepala Dewan Eropa, Donald Tusk mengecam klaim yang ditebar Turki terhadap sejumlah negara Eropa.
Kantor Berita AFP melaporkan, Donald Tusk Rabu (15/3) seraya mengecam tudingan Turki terhadap sejumlah negara Eropa soal kebijakan fasis, menyatakan, tudingan ini sangat provokatif dan tidak berdasar.
“Tudingan Turki kepada Jerman dan Belanda terkait kebijakan fasis tidak selaras dengan tekad Ankara bergabung dengan Uni Eropa,” papar Tusk.
Menurut kepala Dewan Eropa, Uni Eropa mendukung Belanda di kasus tensi antara Ankara dan Amsterdam.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan, kebijakan pemerintah Belanda adalah kebijakan fasis.
Pemerintah Belanda selaras dengan kebijakan Jerman, membatalkan kampanye pemilu petinggi Ankara di hadapan warga keturunan Turki di negara ini.
Tensi politik antara Turki dan negara-negara Eropa semakin memanas setelah pejabat Belanda melarang pesawat yang membawa Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mendarat di bandara udara negara ini. Rencananya Cavusoglu akan menyampaikan pidato terkait amandemen konstitusi Turki di hadapan warga negara ini yang berdomisili di Belanda.
Isu pidato pejabat Turki di berbagai negara Eropa menuai reaksi negatif dari pemerintah setempat. Eropa
Pejabat Jerman, Swiss dan Swedia mengumumkan tidak akan mengijinkan penyelenggaraan pertemuan dan kampanye kepada pejabat Turki.
Amandeman 18 butir konstitusi untuk mengubah sistem parlementer menjadi presidensial akan digelar 16 April mendatang. (MF)