Moskow Peringatkan Dimulainya Operasi AS di Utara Suriah
-
pasukan Amerika
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia memperingatkan dimulainya operasi militer koalisi pimpinan Amerika Serikat di Utara Suriah.
Kantor berita Interfax (26/3) melaporkan, Igor Konashenkov, Jubir Kemenhan Rusia mereaksi statemen Jean Yves Le Drian, Menhan Perancis dan mengatakan, jika operasi koalisi pimpinan Amerika di kota Raqqa dilakukan secara tergesa-gesa, maka akan terjadi bencana kemanusiaan di kota itu.
Jubir Kemenhan Rusia juga meragukan kota Raqqa bisa dibebaskan dari pendudukan kelompok teroris Daesh hingga akhir tahun 2017.
Ia menambahkan, kota Raqqa akan bebas jika seluruh kelompok bertikai di Suriah bersatu melawan kelompok teroris Daesh.
Menlu Perancis baru-baru ini mengatakan, para teroris Daesh di kota Raqqa, Suriah sudah terkepung dan operasi koalisi internasional pimpinan Amerika di kota itu akan segera dilakukan.
Koalisi pimpinan Amerika, tanpa persetujuan pemerintahan sah Suriah, sejak tahun 2014 dengan dalih memerangi terorisme, terus melancarkan serangan ke pemukiman penduduk dan hingga kini telah menewaskan ribuan warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan. (HS)