Warga London Berdemo Tuntut Diakhirinya Agresi Brutal Saudi ke Yaman
-
agresi Saudi di Yaman
Warga London menggelar aksi unjukrasa menandai ulang tahun kedua agresi brutal Arab Saudi di Yaman, dan menyerukan diakhirinya agresi tersebutitu.
Perang tak beralasan Saudi terhadap negara jiran di selatan itu dimulai pada 26 Maret 2015, dan telah menewaskan dan melukai lebih dari 30.000 warga sipil Yaman.
Selama agresi berlangsung, militer Inggris dan Amerika memberikan dukungan persenjataan kepada Arab Saudi melalui transaksi besar persenjataan. Mereka juga mengaku melatih pilot Saudi dalam melancarkan sertangan di Yaman.
Pada Ahad (26/3/2017), para pengunjuk rasa berkonsetrasi di Marble Arch, dekat London Hyde Park, dan mengutuk kontrak jual beli senjata yang sedang berlangsung antara rezim Saudi dan sekutunya di Barat.
Para demonstran membawa spanduk bertuliskan, “End Yaman Siege” dan “Hands Off Yemen,” para pengunjuk rasa kemudian berbaris di luar kantor BBC memprotes mekanisme pemberitaan media mainstream itu atas konflik yang terjadi di Yaman.
Menurut PBB, perang dan agresi udara dan blokade laut yang berkelanjutan oleh rezim Saudi telah membuat sepertiga dari warga di 22 provinsi Yaman di ambang kelaparan dan dengan demikian lebih dari separuh dari penduduk negara itu kekurangan bahan pangan.
Amien Afet, Wakil Walikota Sanaa, mengatakan pekan lalu bahwa Arab Saudi telah menggunakan semua jenis persenjataan terlarang berdasarkan ketentuan internasional, termasuk bom kluster, dalam agresinya.(MZ)