Dalih Baru Erdogan untuk Memulai Operasi Militer di Suriah
-
Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki mengatakan, dikarenakan aktivitas kelompok-kelompok bersenjata Kurdi di Suriah, terbuka kemungkinan dilakukannya putaran baru operasi pasukan pemerintah Turki di wilayah Suriah.
Kantor berita Reuters (18/5) melaporkan, Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki, Kamis (18/5) memprotes kerja sama Amerika Serikat dengan kelompok-kelompok bersenjata Kurdi di Suriah.
Erdogan mengumumkan, Turki tidak bisa menjadi bagian dari operasi pembebasan Raqqa, karena keberadaan kelompok-kelompok pemberontak Kurdi semacam Uni Proteksi Rakyat Kurdi Suriah, YPG.
Terkait hal ini Binali Yildirim, Perdana Menteri Turki mengatakan, Turki tetap akan menyerang milisi bersenjata Kurdi yang menjadi bagian terbesar dari Pasukan Demokratik Suriah, SDF, meskipun Amerika memutuskan untuk meningkatkan bantuan senjatanya untuk kelompok itu dalam kerangka pembebasan kota Raqqa. (HS)