Mengapa Perang dengan Iran Lebih Gelap dari Vietnam?
-
Ali Joushar, jurnalis dan analis terkenal Turki
Pars Today - Seorang analisis Turki menilai perang dengan Iran menjadi rawa yang lebih gelap dari Vietnam bagi Amerika Serikat dan rezim Zionis.
Menurut laporan Pars Today mengutip Tasnim, Ali Joushar, jurnalis dan analis terkenal Turki menekankan bahwa Amerika dan rezim Zionis dengan mengabaikan pelajaran sejarah memasuki rawa yang mengubah mimpi buruk kekalahan memalukan dalam perang Vietnam menjadi seperti permainan anak-anak. Joushar menjelaskan, “Hari ini, ketika Washington dan mitra Zionis-nya berbicara tentang rencana perang darat atau operasi laut-darat terhadap Iran, sejatinya mereka tengah mempersiapkan akhir Barat dan keruntuhan hegemoninya.
Ia menambahkan, “Arogansi global dan rezim Zionis melupakan satu hakikat besar, Iran bukan Vietnam di dekade 1960, dan bukan wilayah desa sederhana yang dapat dengan mudah untuk melakukan operasi militer di sana. Doktrin pertahanan dan militer Iran berdasarkan model “Perang Hibrida Canggih”, di mana Barat tidak pernah menghadapinya sepanjang sejarahnya. Agresor tidak hanya menghadapi tentara klasik dan teratur. Mereka akan menghadapi jaringan luas dan kuat dari pasukan Perlawanan di seluruh kawasan, sistem rudal canggih dan presisi, drone kamikaze yang setiap saat dapat terbang menargetkan satu titik, dan begitu juga kapasitas merusak dalam perang siber yang akan mengubah dunia menjadi neraka.”
“Bila hutan-hutan lebat Vietnam dapat menghentikan mesin perang Amerika, luas geografi Iran dengan gunung-gunung yang tidak bisa ditembus, gurun pasir tak bertepi, kota-kota besar yang menjadi benteng kuat sehingga tidak bisa dikuasai, akan menjadi mimpi buruk yang lebih menakutkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, “Bila hanya satu peluru ditembakkan di kawasan ini, itu akan mengejutkan pasar energi global dan menciptakan guncangan, yang akan menarik kursi di bawah kaki para investor di Washington. Kali ini bukan hanya satu perang militer, tetapi “bunuh diri ekonomi” bagi Barat.”(sl)