Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman: Iran Berhak Kelola Selat Hormuz
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i190268-ketua_dewan_tinggi_politik_yaman_iran_berhak_kelola_selat_hormuz
Pars Today - Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman memperingatkan agar agresi Zionis terhadap Lebanon dan Palestina tidak berlanjut. Ia menegaskan kembali solidaritas penuh negaranya dengan Republik Islam Iran, serta hak Tehran untuk mempertahankan diri dan mengelola Selat Hormuz.
(last modified 2026-05-22T06:24:55+00:00 )
May 22, 2026 13:13 Asia/Jakarta
  • Mahdi Al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman
    Mahdi Al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman

Pars Today - Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman memperingatkan agar agresi Zionis terhadap Lebanon dan Palestina tidak berlanjut. Ia menegaskan kembali solidaritas penuh negaranya dengan Republik Islam Iran, serta hak Tehran untuk mempertahankan diri dan mengelola Selat Hormuz.

Melansir Pars Today dari IRIB News Agency, 22 Mei 2026, Mahdi Al-Mashat, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, dalam pidato memperingati hari jadi ke-36 penyatuan Yaman menyatakan, "Semua pihak kini menyadari bahwa agresi Amerika-Zionis terhadap Iran berakar dari keinginan untuk menyingkirkan hambatan besar di jalan proyek dan konspirasi musuh Amerika-Zionis."

Ia menambahkan, ""Agresi Amerika-Zionis terhadap Iran seharusnya mengundang bangsa-bangsa dan pemerintahan dunia Islam untuk mempererat barisan menghadapi rencana musuh, bukan justru bersekongkol dengan konspirasi tersebut."

Menurutnya, "Iran, sebagaimana medan juang dan perlawanan lainnya, mengungkap kekuatan umat dan menyingkap kelemahan musuh. Ia memberikan peluang tepat untuk menghadapi kesewenang-wenangan musuh."

Mahdi Al-Mashat juga mengajak negara-negara Arab dan Islam untuk bersatu dengan mengatakan, "Di tingkat negara-negara Arab dan Islam, kami menekankan bahwa persatuan barisan dan penghentian konflik internal sangat penting untuk menghadapi agresi terhadap negara-negara dan umat Islam."

"Kepada negara-negara yang merasa tidak mampu menghadapi musuh, kami minta: jangan menjadi alat di tangan musuh untuk melawan bangsa dan umat Anda sendiri. Jangan izinkan wilayah dan ruang udara Anda digunakan untuk menyerang bangsa-bangsa di kawasan," tegasnya.

"Kami tegaskan kembali solidaritas penuh dengan Republik Islam Iran dan hak negara ini untuk membela diri. Kami juga menegaskan hak Iran untuk mengelola Selat Hormuz, mencegah musuh memanfaatkannya, serta menghadapi segala hal yang memicu ketidakamanan dan ketidakstabilan," pungkasnya.(Sail)