Rusia Kritik Standar Ganda AS dalam Melawan Teror
-
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengkritik standar ganda Amerika Serikat dan negara-negara Barat dalam perang melawan terorisme.
Kantor berita TASS melaporkan, Lavrov pada hari Kamis (1/6/2017) mengatakan, ledakan yang mengguncang kawasan diplomatik Kabul, Afghanistan merupakan sinyal bahaya untuk meninggalkan standar ganda.
"Serangan teror yang mengerikan itu merupakan sinyal lain bahaya untuk meninggalkan standar ganda, melakukan koordinasi skala penuh dengan semua pemain asing, dan mendukung pemerintah Afghanistan melawan terorisme," tegasnya.
Lavrov menekankan bahwa siapa pun yang ingin membantu rakyat Afghanistan mengatasi kesulitan saat ini, mereka harus bekerjasama secara terbuka dan transparan.
"Insiden terbaru di Kabul membuat semua menjadi lebih jelas tentang apa yang terjadi di wilayah udara Afghanistan, yang sepenuhnya dikontrol oleh AS dan sekutunya di NATO," tambahnya.
Pada Rabu pagi, sebuah ledakan mengguncang kawasan diplomatik Kabul, Wazir Akbar Khan, di dekat Kedutaan Besar Jerman, Jepang, Iran, India dan beberapa negara lain.
Kementerian Kesehatan Afghanistan mengumumkan bahwa 90 orang tewas dan 380 lainnya terluka dalam serangan tersebut. Sejumlah perempuan dan anak-anak yang cidera, berada dalam kondisi kritis. (RM)