Erdogan: Kami akan Lanjutkan Upaya Mengakhiri Genosida di Myanmar
-
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, "Kami akan melanjutkan upaya mengakhiri tragedi kemanusiaan di Myanmar."
Menurut laporan laman televisi TRT Turki, Erdogan Kamis (8/9)di bandara udara Ankara sebelum bertolak ke Kazakhstan mengatakan, "Kami akan melanjutkan diplomasi mutlilateral untuk mengakhiri tragedi kemanusiaan di negara bagian Rakhin, selain itu kami juga telah mengontak lebih dari 20 pemimpin dunia."
Presiden Turki menambahkan, "Kami memiliki akses dengan seluruh pihak terkait masalah ini, dan kami akan melanjutkan pengiriman bantuan kepada warga yang membutuhkan."
"Kami telah mendapat hasil di upaya kami untuk sejumlah hal. Badan Kerja Sama dan Koordinasi Turki membagikan bantuan kepada warga Muslim Rohingya. Di periode kedua, sekitar sepuluh ribu ton bahan makanan, obat-obatan, pakaian dan seluruh kebutuhan Muslim Rohingya akan dikirim," papar Erdogan.
Ia menambahkan, "Peluang ini akan terbuka di pertemuan Kazakhstan, di mana Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan menyuarakan suaranya terhadap kezaliman ini."
Menyusul serangan 25 Agustus militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya, sedikitnya 400 orang tewas dan lebih dari 300 ribu warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh.
Selama dua pekan lalu, seiring dengan gelombang baru kekerasan di negara bagian Rakhin Myanmar, lebih dari enam ribu orang tewas akibat militer Myanmar dan ekstrimis Budha dan delapan ribu lainnya luka-luka.
Selama itu, sekitar 150 desa Muslim Rohingya di negara bagian Rakhin Myanmar dibakar.
Pembantaian Muslim Rohingya oleh pemerintah dan ekstrimis Budha Myanmar menuai kemarahan dan protes berbagai negara dunia. (MF)