Perdagangan, Target baru Washington Anti Iran
-
Sigal Mandelker, deputi menteri keuangan Amerika
Pemerintah Amerika Serikat dalam sebuah langkah terbaru anti Iran mulai memperingatkan perusahaan internasional terkait perdagangan dengan Republik Islam Iran.
Menurut laporan Reuters, Sigal Mandelker, deputi menteri keuangan Amerika hari Rabu (17/1) di sebuah pertemuan seraya mengulang klaim palsu anti Tehran mengatakan, baik di Amerika Serikat maupun di luar negeri, keterlibatan dengan perusahaan yang berdagang di Iran berisiko tinggi berkomunikasi dengan Garda Revolusi Iran atau perusahaan terkait.
Mandelker yang berbicara di komisi perbankan Senat dalam sebuah statemen intervensinya mengklaim bahwa ekonomi Iran tidak transparan.
Petinggi Amerika ini seraya mengulang klaim tak berdasar dan menyebut Iran sebagai teroris, serta tanpa mengindahkan hukum internasional menjelaskan bahwa Washington akan melanjutkan perlawanannya terhadap aktivitas perdagangan Iran di tingkat internasional.
Departemen Keuangan AS pada 12 Januari bersamaan dengan aksi Presiden Donald Trump yang memperpanjang penangguhan sanksi nuklir, menambah 14 individu dan entitas Iran ke list sanksi dengan alasan melanggar Ham dan program rudal. (MF)