Dewan Keamanan PBB akan Rilis Pernyataan tentang Yaman
-
Salah satu sudut kota di Yaman yang hancur akibat serangan Arab Saudi.
Dewan Keamanan PBB hari ini (Kamis,15/3/2018) akan mengeluarkan sebuah pernyataan yang meminta Arab Saudi untuk membuka akses semua pelabuhan di Yaman termasuk al-Hudaydah dan juga jalan untuk mengakses bandara Sana'a, ibukota Yaman.
Seperti dikutip kantor berita IRIB, Kuwait, Swedia, dan Belanda setelah berdiskusi dengan Arab Saudi, telah menyusun sebuah pernyataan atas nama Dewan Keamanan PBB.
"Menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Yaman, bertentangan dengan undang-undang internasional," kata pernyataan itu.

Saudi dengan dukungan Amerika Serikat telah memblokade Yaman secara penuh sejak 26 Maret 2015. Lebih dari 60 persen penduduk Yaman menderita kelaparan dan wabah kolera juga menyebar luas di negara tersebut.
Menurut wartawan televisi al-Mayadeen Lebanon, Rusia telah menghapus kalimat "Iran tidak mematuhi embargo senjata Yaman" yang tertulis dalam pernyataan Dewan Keamanan.
Arab Saudi dan beberapa pihak lain menuduh Iran mengirim senjata ke Yaman, padahal rezim Al Saud terus menggempur negara itu dengan senjata buatan AS, Inggris, dan Perancis.
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif dalam sebuah tweet, Rabu sore menulis, "AS mengirim lebih dari setengah produksi senjatanya ke Timur Tengah dan kebanyakan senjata itu jatuh ke tangan para pemimpin tanpa pengalaman dan petualang, yang terlibat dalam kejahatan perang." (RM)