Time: Perang Yaman, Perang Memalukan bagi Saudi
-
Kongres Amerika
Majalah Amerika Serikat, Time menulis, upaya Senat Amerika untuk menyetop dukungan militer Washington atas perang Arab Saudi terhadap Yaman, membuat putra mahkota Saudi malu.
Time melaporkan, draf yang hari ini, Selasa (20/3/2018) divoting di Senat Amerika adalah hasil dari upaya sekelompok senator Partai Republik dan Demokrat yang mendesak Gedung Putih untuk menghentikan dukungannya atas perang Saudi terhadap Yaman.
Majalah Amerika itu menulis, pemungutan suara tersebut dilakukan di saat Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman sebagai orang yang berada di balik perang Yaman, sedang mengunjungi Washington.
Putra Mahkota Saudi, Selasa (20/3/2018) melakukan lawatan dua hari ke Amerika untuk bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi negara itu.
Berdasarkan undang-undang dasar Amerika Serikat, pengumuman perang ada di tangan Kongres dan sekarang beberapa senator berpendapat, izin intervensi militer AS dalam perang Saudi atas Yaman, tidak boleh dikeluarkan.
Para senator itu mengatakan, intervensi militer Amerika melanggar hukum dan tanpa izin. (HS/PH)