Pemerintah Turki Tolak Usir Diplomat Rusia
https://parstoday.ir/id/news/world-i54116-pemerintah_turki_tolak_usir_diplomat_rusia
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menolak pengusiran diplomat Rusia dari negaranya sehubungan dengan kematian eks mata-mata Rusia di Inggris.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 29, 2018 07:18 Asia/Jakarta
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menolak pengusiran diplomat Rusia dari negaranya sehubungan dengan kematian eks mata-mata Rusia di Inggris.

Kantor berita IRIB melaporkan, Erdogan dalam wawancara dengan surat kabar Hurriyet Turki, Rabu (28/3/2018) mengatakan, Ankara tidak akan mengusir diplomat Rusia seperti yang dilakukan negara-negara Uni Eropa dan NATO.

"Turki tidak bisa mengambil langkah-langkah terhadap Moskow berdasarkan pada tuduhan yang belum terbukti," tegasnya.

"Hanya karena beberapa negara mengambil langkah berdasarkan tuduhan, kami tidak dapat memutuskan langkah yang sama," kata Erdogan.

Selandia Baru dan Austria juga menolak mengusir diplomat Rusia dari wilayah mereka.

Serangan terhadap Moskow meningkat setelah kasus kematian eks mata-mata Rusia, Sergei Skripal dan putrinya, Yulia di Inggris. London menuding Moskow berada di balik serangan gas syaraf di Salisbury pada 4 Maret.

Sebanyak 14 negara anggota Uni Eropa bersama Kanada dan Ukraina, juga telah mengusir sejumlah diplomat Rusia sebagai bentuk solidaritas dengan Inggris.

Langkah ini diambil meskipun Rusia membantah terlibat dalam kematian Skripal dan mengumumkan kesiapan untuk bekerjasama mengungkap fakta. Namun, London menolak menyerahkan bukti-bukti dan tidak mau bekerjasama dengan Moskow. (RM/PH)