Penangguhan Perang Dagang AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i56060-penangguhan_perang_dagang_as
Terlepas dari berlajutnya penekanan garis kebijakan Presiden AS terhadap Uni Eropa, Washington kembali menangguhkan pemberlakuan tarif baru pada impor baja dan aluminium dari Eropa.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 02, 2018 12:58 Asia/Jakarta
  • Donald Trump
    Donald Trump

Terlepas dari berlajutnya penekanan garis kebijakan Presiden AS terhadap Uni Eropa, Washington kembali menangguhkan pemberlakuan tarif baru pada impor baja dan aluminium dari Eropa.

Menurut keputusan terbaru Gedung Putih, kenaikan tarif 25 persen untuk impor baja dan 10 persen tarif impor aluminium dari negara-negara Uni Eropa ditunda untuk yang kedua kalinya selama 30 hari. Penangguhan sementara ini juga akan mencakup Kanada dan Meksiko, dua mitra dagang AS dalam Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara - NAFTA. Bulan lalu, Australia, Brasil dan Argentina, bersama dengan Korea Utara, dimasukkan dalam daftar pengecualian tarif baru untuk impor baja dan aluminium ke Amerika Serika.

 

Melihat daftar negara-negara yang terkena pengecualian sementara atau permanen dari tarif AS, eksportir utama baja dan aluminium ke AS tidak termasuk di dalamnya. Beberapa bulan yang lalu, Trump dengan dalih meningkatkan produksi domestik dan menyelamatkan pekerjaan para buruh yang bekerja di sektor logam mengumumkan akan meningkatkan tarif impor baja dan aluminium.

Image Caption

 

Kelompok ekonomi nasionalis di Amerika Serikat berharap dengan menggunakan slogan "America First" dapat mengatasi defisit perdagangan ​​dan mengakhiri perdagangan yang tidak adil dengan Amerika. Namun, sejak rencana pemerintah mengumumkan tarif baru, para politisi dan pebisnis pada umumnya memperingatkan potensi perang perdagangan global.

 

Ketua Parlemen ASdari kubu Republik, Paul Ryan, dalam pernyataan yang bertolak belakang dengan keputusan Trump, mengatakan: "Saya tidak mendukung tarif meluas itu karena saya pikir bahwa kemudian Anda akan melihat banyak konsekuensi yang tidak diinginkan. Maka Anda akan melihat banyak kerusakan lainnya."

 

Peringatan ini secara bertahap mempengaruhi sikap pemerintah AS dalam kebijakan dagang dengan mitranya di luar negeri. Gedung Putih sedang berusaha mencegah dimulainya perang perdagangan global, dengan menjaga jarak dari pernyataan frontal dan tidak ramah Trump terkait mekanisme perdagangan dengan Eropa, Kanada, Meksiko, dan Korea Selatan.

 

Para pejabat Eropa secara eksplisit menyatakan bahwa mereka akan membalas setiap langkah kenaikan tarif impor oleh pemerintah AS. Para pemimpin negara-negara Kanada, Meksiko, dan Korea Selatan juga telah mengambil sikap yang sama.

 

Dalam konflik perdagangan AS dengan mitranya, pada akhirnya, sejumlah negara telah sepakat untuk mengadakan perjanjian baru untuk menjamin kepentingan Amerika. Namun, masih belum ada tanda-tanda kesepakatan akhir antara Amerika Serikat dan Eropa. Beberapa hari lalu, para pemimpin dari tiga negara, Perancis, Jerman dan Inggris, sebagai anggota kunci dari Uni Eropa dalam sebuah pernyataan, memperingatkan Washington untuk tidak menerapkan tarif baru.

 

Pasca perilisan kabar penangguhan penerapan tarif baja dan aluminium selama satu bulan untuk Uni Eropa, namun pihak Eropa menuntut pencabutan permanen. Ini menunjukkan bahwa, selama Trump tidak mencabut ancaman perang dagang, ketegangan AS dan Eropa tidak akan berakhir.(MZ)