Mantan Direktur CIA: Lawan AS Bukan Iran, Tapi Eropa
-
Michael Hayden
Mantan direktur badan intelijen pusat Amerika Serikat, CIA mengatakan, keluarnya Amerika dari kesepakatan nuklir Iran atau JCPOA telah menyeret negara ini ke garis depan konfrontasi langsung dengan Eropa.
IRNA melaporkan, mantan direktur CIA, Michael Hayden, Jumat (11/5/2018) dalam wawancara dengan majalah Jerman, Der Spiegel menegaskan bahwa Iran mematuhi kesepakatan nuklir JCPOA.
Terkait keputusan Presiden Amerika, Donald Trump keluar dari kesepakatan nuklir Iran, Hayden menuturkan, garis terdepan konfrontasi bukan Iran, tapi sekutu-sekutu Amerika di Eropa, dan Gedung Putih akan terkucil di tengah negara-negara Eropa.
Presiden Amerika, 8 Mei 2018, bertentangan dengan sikap Eropa, mengumumkan keluarnya Washington dari kesepakatan nuklir Iran, JCPOA sekaligus memulihkan kembali sanksi atas Tehran dan mitra-mitra bisnis asing negara ini.
Menteri Luar Negeri Perancis, Jean Yves Le Drian menyebut langkah Amerika menjatuhkan sanksi atas perusahaan-perusahaan asing yang bekerjasama dengan Iran, sebagai langkah yang tidak bisa dibenarkan.
"Eropa tidak boleh membayar biaya keluarnya Amerika dari JCPOA," katanya. (HS)