Rusia Tuding Amerika Melanggar Traktat Non-Proliferasi Nuklir
https://parstoday.ir/id/news/world-i57262-rusia_tuding_amerika_melanggar_traktat_non_proliferasi_nuklir
Seorang pejabat Rusia menyatakan, Amerika Serikat terus menguji sistem rudal dan memproduksi rudal yang dilarang di bawah Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir yang bertujuan membatasi senjata strategis yang dilarang.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 22, 2018 06:00 Asia/Jakarta
  • Bom nuklir Amerika
    Bom nuklir Amerika

Seorang pejabat Rusia menyatakan, Amerika Serikat terus menguji sistem rudal dan memproduksi rudal yang dilarang di bawah Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir yang bertujuan membatasi senjata strategis yang dilarang.

Menurut laporan Xinhua dari Moskow, Sergei Ryzhkov, Kepala Pusat Pengurangan Risiko Nuklir Rusia hari Senin (21/5) mengatakan, Amerika Serikat terus memproduksi serangkaian rudal yang mengacu pada Perjanjian Non-Proliferasi.

Bom nuklir di pesawat F-16

Seraya menyinggung karakteristik teknis, terutama kekuatan terbang dari rudal nuklir ini, Ryzhkov mengatakan, bertentangan dengan komitmennya, jenis rudal yang terus diproduksi Amerika Serikat ini dapat dilengkapi dengan hulu ledak yang berbeda.

Kepala Pusat Pengurangan Risiko Nuklir di Angkatan Darat Rusia menekankan bahwa pengembangan, produksi dan pengujian rudal semacam ini merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum serta mengancam Perjanjian Non-Proliferasi untuk rudal jarak menengah.

Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir untuk rudal jarak menengah ditandatangani pada tahun 1987 dengan tujuan melarang pengembangan, penyebaran dan pengujian rudal balistik darat atau rudal jelajah dengan jangkauan 483-5.472 km oleh pejabat Uni Soviet dan Amerika Serikat.