Rusia Tolak Syarat Baru AS untuk Iran
-
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.
Pemerintah Rusia memandang syarat-syarat yang ditetapkan AS untuk Iran, tidak bisa diterima.
Seperti dilaporkan kantor berita IRIB dari Moskow, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova pada Rabu (23/5/2018) mengatakan, sebuah kampanye melawan Iran telah mendapatkan momentum di AS, karena Washington memilih kebijakan ultimatum dan ancaman terhadap Tehran.
"Ini tidak sejalan dengan semangat Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan melampaui hubungan normal antar negara," tambahnya.
Dia menuturkan bahwa AS telah mengajukan syarat yang sepenuhnya tidak dapat diterima ke Iran.
Zakharova mengkritik langkah AS keluar dari JCPOA dan mengatakan, "Kami akan terus bekerja untuk mempertahankan kesepakatan. Yang penting adalah bahwa Tehran juga mematuhi kewajibannya, sebagaimana ditegaskan oleh IAEA (Badan Energi Atom Internasional)."
"Kami tidak pernah mendukung kebijakan sanksi sepihak dan tidak akan pernah melakukan itu, karena kami percaya mereka adalah ilegal. Kami bertekad untuk memajukan kerjasama komprehensif kami dengan Iran," tegas Zakharova.
Majalah Foreign Policy menulis bahwa 12 syarat yang diumumkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo untuk Iran, hanya sebatas mimpi yang tidak akan pernah terwujud. (RM)