AS Minta Rusia Lanjutkan Dialog Nuklir
Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat meminta dimulainya dialog baru tentang nuklir dengan Rusia.
Menurut AFP, Susan Rice menuntut pemerintah Moskow untuk masuk ke dalam perundingan baru nuklir dengan Washington bersamaan dengan ulang tahun kelima pelaksanaan "Traktat Baru Pengurangan Senjata-senjata Strategis (Strategic Arms Reduction Treaty)" atau dikenal dengan Start II, Jumat (5/2/2016).
Permintaan Rice kepada pemerintah Moskow untuk mengambil langkah selanjutnya itu dilontarkan ketika kesepakatan AS dan Rusia atas perjanjian Start II telah berlalu selama lima tahun.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, dalam waktu tujuh tahun, AS dan Rusia berjanji untuk mengurangi jumlah hulu ledak nuklirnya dari 2.200 menjadi 1.550 dan mengurangi sistem pembawa rudal nuklir mereka menjadi 700 buah.
Sejak era Perang Dingin hingga sekarang, hubungan antara AS dan Rusia telah mencapai level terendah menyusul meletusnya krisis Ukraina dan Suriah. (IRIB Indonesia/RA)