Penolakan India Patuhi Sanksi AS atas Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i57732-penolakan_india_patuhi_sanksi_as_atas_iran
Lawatan Menteri Luar Negeri Iran ke New Delhi, India menegaskan perluasan hubungan dua negara di segala bidang. Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif bersama rombongan delegasi tingkat tinggi politik dan ekonomi saat bertemu dengan sejawatnya dari India, Sushma Swaraj, membicarakan hubungan bilateral dan kesepakatan nuklir.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 29, 2018 12:45 Asia/Jakarta
  • Zarif dan Swaraj
    Zarif dan Swaraj

Lawatan Menteri Luar Negeri Iran ke New Delhi, India menegaskan perluasan hubungan dua negara di segala bidang. Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif bersama rombongan delegasi tingkat tinggi politik dan ekonomi saat bertemu dengan sejawatnya dari India, Sushma Swaraj, membicarakan hubungan bilateral dan kesepakatan nuklir.

Menlu Iran, Senin (28/5/2018) setelah bertemu dengan Menlu India, Sushma Swaraj di New Delhi mengatakan, India dengan tegas mengumumkan tidak akan mendukung sanksi-sanksi sepihak Amerika Serikat.

Iran dan India sekarang memasuki fase baru kerja sama ekonomi dan perdagangan. Kedua negara bertekad memperluas kerja sama di berbagai bidang.

Oleh karena itu, dalam pertemuan menlu Iran dan India di New Delhi, dibicarakan soal eksplorasi minyak dan proyek-proyek minyak bersama, interaksi langsung di antara pelaku usaha dua negara, pertukaran valuta asing, penggunaan mata uang nasional, pelabuhan Chabahar, tenggara Iran, koridor utara-selatan dan kerja sama yang lebih luas di bidang transit.

Kerja sama Iran dan India terutama di pelabuhan Chabahar membuka peluang besar di sektor perdagangan dan akses lebih mudah serta cepat bagi India ke pasar-pasar regional.

Menteri Transportasi India, Nitin Gadkari terkait hal ini menuturkan, India sangat tertarik untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dengan Iran, dan pelabuhan Chabahar sebagai sebuah zona strategis, memainkan peran penting dalam pengembangan hubungan bisnis antara Iran dan India.

Menlu India bulan Desember 2017 dalam kunjungan ke Tehran, saat bertemu dengan Zarif menyinggung hubungan baik dan luas kedua negara.

Menlu Iran dan India

Sushma Swaraj mengatakan, peresmian pelabuhan Syahid Beheshti Chabahar, selain memperkuat kerja sama bilateral dan regional, juga menunjukkan urgensi pelabuhan ini bagi pembangunan kawasan dan jalur penghubung negara-negara Asia Tengah dengan negara-negara dunia lain lewat laut Oman dan Samudra Hindia.

India saat ini India memasuki fase baru kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Iran khususnya dalam proyek pengembangan pelabuhan Chabahar yang merupakan kerja bersama Iran-India.

Berdasarkan nota kesepahaman yang sudah ditandatangani, India bertanggung jawab mengembangkan fase pertama pelabuhan Chabahar, dan mengelola dua dermaga pelabuhan ini dengan investasi 85 milyar dolar dalam waktu 10 tahun.

Salah seorang pengamat politik Iran, Vaheed Dindari mengatakan, saat ini, tekad politik India dan Iran menunjukkan minat besar dua negara untuk membangun sebuah hubungan jangka panjang dan strategis. Peningkatan hubungan Iran-India menguntungkan kedua negara. India sekarang mengetahui dengan baik bahwa kepentingannya di Iran termasuk di sektor energi dan transit barang berada di level yang tidak bisa dianggap sebelah mata.

Proyek Chabahar pada kenyataannya adalah sebuah poyek regional besar yang bisa membangkitkan gairah bisnis dan transit di kawasan. 

India sendiri adalah pasar yang cukup besar dan pengalaman hubungan Iran-India sebelum kesepakatan nuklir, JCPOA menunjukkan bahwa mematuhi tekanan Amerika tidak menguntungkan negara manapun. Oleh karena itu, kepentingan India menuntut negara itu untuk bertindak sesuai dengan prinsip bisnis internasional.

Penegasan Menlu India terkait bahwa negara itu tidak akan mematuhi sanksi sepihak Amerika terhadap negara manapun, termasuk Iran, juga dapat dianalisa dalam kerangka ini. (HS)