Gara-gara Perang AS terhadap Iran, Kuwait Rugi 5,6 Miliar Dolar
-
Kuwait
Pars Today – Kuwait, menyusul terus berlangsungnya keadaan darurat, menghadapi penurunan produksi minyak sebesar 53 persen dan kerugian ekonomi sebesar 5,6 miliar dolar.
Menurut laporan Mehr yang mengutip sumber energi dan ekonomi Kuwait, Perusahaan Minyak Kuwait telah memperpanjang keadaan darurat untuk pengiriman kargo minyak dan memperingatkan para pembeli bahwa lalu lintas maritim untuk kapal tanker komersial masih disertai dengan risiko yang sangat tinggi.
Karena Kuwait tidak memiliki pipa lintas batas alternatif untuk memotong Teluk Persia, strategi negaranya saat ini terfokus pada penjualan cadangan minyak di luar perbatasan, termasuk kargo yang disimpan di kapal tanker dan kilang bersama dengan Vietnam.
Produksi normal minyak mentah Kuwait yang sebelum dimulainya konflik sekitar 2,7 juta barel per hari, pada akhir perang turun menjadi 1,2 juta barel per hari, yang menunjukkan penurunan sebesar 53 persen. Penyebab utama penurunan ini dinyatakan sebagai terisinya kapasitas tangki penyimpanan internal dan ketidakmampuan untuk mengekspor. Perusahaan Minyak Kuwait juga, untuk menjaga keamanan energi dan memasok bahan baku ke kilang, telah mengalokasikan produksi minyak mentah untuk konsumsi internal guna memproduksi produk-produk seperti bensin dan gasoil.
Analisis menunjukkan bahwa penurunan produksi telah merusak pendapatan negara ini sekitar 136 juta dolar per hari, dan total kerugian minyak Kuwait selama perang telah mencapai 5,4 miliar dolar, yang setara dengan lebih dari 11 persen dari pendapatan minyak yang dianggarkan dalam APBN negara ini.
Gangguan lalu lintas di Selat Hormuz dan penghentian penerbangan juga menyebabkan kerugian sekitar 129 juta dolar pada pendapatan bea cukai. Secara total, dengan mempertimbangkan penurunan 9,4 persen dalam pendapatan umum APBN, penurunan 2 persen dalam pendapatan non-migas, dan penurunan 3 persen dalam Produk Domestik Bruto (PDB), ekonomi Kuwait telah menderita kerugian sekitar 5,6 miliar dolar. (MF)