Kemenlu Iran Kecam Tindakan Agresif AS di Teluk Persia
-
Kemenlu Iran
Pars Today – Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan mengutuk keras serangan agresif AS terhadap kapal tanker Iran dan menara telekomunikasi di Qeshm, dan menegaskan: "Iran, dalam menjalankan hak inherennya untuk membela integritas teritorialnya, akan menggunakan semua kapasitasnya untuk menghadapi tindakan agresif."
Menurut laporan Klub Jurnalis Muda (YJC); Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran dalam sebuah pernyataan mengutuk keras tindakan agresif militer teroris AS yang menyerang sebuah kapal tanker Iran di Selat Hormuz dan menyerang sebuah menara telekomunikasi di Pulau Qeshm, yang terjadi pada dini hari Rabu, (3/6), yang berasal dari dua negara kawasan. Dalam kelanjutan pernyataan ini disebutkan:
"Tindakan agresif ini tidak hanya merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata tanggal 8 April, tetapi juga merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip fundamental larangan penggunaan kekerasan menurut Paragraf 4 Pasal 2 Piagam PBB dan hukum internasional."
"Kementerian Luar Negeri juga, seraya mengutuk tindakan AS dalam menggunakan secara kolonial wilayah dan fasilitas negara-negara kawasan untuk memajukan rencana-rencana agresif terhadap Iran, mencatat tanggung jawab langsung dan jelas para penguasa Kuwait dan Bahrain sehubungan dengan tindakan agresif tadi malam."
"Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa tindakan negara mana pun yang mengizinkan pihak-pihak agresor untuk menggunakan wilayah darat, laut, dan udara mereka atau fasilitas dan pangkalan yang berlokasi di wilayah mereka untuk melakukan atau mendukung agresi militer terhadap Iran, merupakan pelanggaran nyata terhadap aturan fundamental hukum internasional dan prinsip hubungan bertetangga yang baik, dan menurut Resolusi No. 3314 Majelis Umum PBB, dianggap sebagai tindakan agresif terhadap Iran."
"Republik Islam Iran, dalam menjalankan hak inherennya untuk membela integritas teritorial dan kedaulatan nasional Iran, akan menggunakan semua kapasitasnya untuk menghadapi tindakan agresif, termasuk dengan menargetkan asal dan sumber serangan agresif."
"Sudah jelas bahwa tanggung jawab atas konsekuensi dan dampak dari situasi ini berada di pundak agresor Amerika-Zionis dan semua pihak yang, dengan menyediakan wilayah dan fasilitas mereka, membantu mereka dalam melakukan tindakan agresif terhadap Iran." (MF)