Pakar Rusia: Eskalasi Kebencian Global terhadap Amerika
https://parstoday.ir/id/news/world-i60921-pakar_rusia_eskalasi_kebencian_global_terhadap_amerika
Pakar Rusia di Pusat Penelitian Politik-Militer Rusia mengatakan, kebencian terhadap Amerika Serikat akibat kebijakan arogan di era kepresidenan Donald Trump tumbuh secara signifikan di tingkat global.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 14, 2018 18:53 Asia/Jakarta
  • Penentangan global sanksi AS terhadap Iran
    Penentangan global sanksi AS terhadap Iran

Pakar Rusia di Pusat Penelitian Politik-Militer Rusia mengatakan, kebencian terhadap Amerika Serikat akibat kebijakan arogan di era kepresidenan Donald Trump tumbuh secara signifikan di tingkat global.

Anatoly Tsyganok, pakar di Pusat Penelitian Politik-Militer Rusia hari Selasa (14/8) dalam wawancara dengan IRNA menjelaskan bahwa metode yang digunakan Donald Trump terhadap negara-negara lain bertentangan dengan prinsip hubungan internasional.

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat

"Ucapan dan perilaku Trump sangat awam dan ia tidak mirip dengan politikus logis yang berperilaku sesuai prinsip-prinsip hubungan internasional," ungkap Anatoly Tsyganok.

Tsyganok menilai sanksi Amerika terhadap sejumlah negara pada dasarnya menunjukkan kelemahan Amerika dalam menerapkan diplomasi.

"Sanksi menjadi cara yang biasa dilakukan para pemimpin Amerika dalam dua dekade belakangan ini dan Washington dengan segala alasan akan menerapkan sanksi terhadap negara-negara yang menolak kebijakannya," jelas Tsyganok.

Pakar Rusia ini menegaskan bahwa dengan menerapkan kebijakan seperti ini dan tekanan Washington terhadap negara-negara lain agar mendukung sanksi yang diterapkannya membuat atmosfer kebencian terhadap Amerika di tingkat internasional semakin meningkat.

Tsyganok juga mengritik intervensi Amerika Serikat dalam urusan internasional negara-negara lain seraya mengingatkan, intervensi Amerika pada urusan dalam negeri lain di sebuah kawasan menyebabkan meningkatnya kebencian dan permusuhan antara negara-negara itu satu sama lainnya.