Riyadh dan Moskow Sepakat Mereduksi Pengobaran Tensi Saudi di Suriah
-
Arab Saudi
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir mengkonfirmasikan kesepakatan Moskow dan Riyadh untuk mereduksi peran pengobaran tensi dan ketegangan Arab Saudi di Provinsi Idlib Suriah.
Televisi Aljazeera melaporkan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di konferensi pers bersama Adel al-Jubeir di Moskow mengatakan telah beruding dan mencapai kesepakatan dengan Arab Saudi terkait pentingnya mereduksi tensi di Provinsi Idlib.
Lavrov menyebut isu lain di pembicaraan dengan sejawatnya dari Arab Saudi adalah pemulangan pengungsi Suriah dan menghapus kendala dalam proses pemulangan tersebut.
Menlu Rusia juga mengatakan, di perundingan ini juga ditekankan komitmen terhadap implementasi resolusi 2254 Dewan Keamanan PBB terkait pentingnya menjaga integritas wilayah Suriah.
Lavrov seraya mengkritik pendekatan Amerika di Suriah menambahkan, Washington melanjutkan kebijakan provokasi sensitifitas terkait Idlib dan berusaha menebar klaim anti pemerintah Damaskus khususnya soal serangan kimia.
Sementara itu, Adel al-Jubeir mengklaim Riyadh berusaha mempersatukan kubu oposisi Suriah untuk meraih sebuah solusi damai di krisis negara ini.
Klaim Adel al-Jubeir ini dirilis di saat krisis Suriah yang meletus sejak tahun 2011 pada dasarnya akibat dukungan Arab Saudi dan Amerika terhadap kelompok teroris demi menumbangkan pemerintahan sah Bashar al-Assad. (MF)