NIAC Memprotes Pengembalian Sanksi AS terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i63775-niac_memprotes_pengembalian_sanksi_as_terhadap_iran
Dewan Nasional Iran Amerika (NIAC) meminta Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan AS untuk meninggalkan kampanye penerapan tekanan maksimum terhadap Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 03, 2018 16:41 Asia/Jakarta
  • Dewan Nasional Iran Amerika (NIAC).
    Dewan Nasional Iran Amerika (NIAC).

Dewan Nasional Iran Amerika (NIAC) meminta Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan AS untuk meninggalkan kampanye penerapan tekanan maksimum terhadap Iran.

Dalam sebuah surat kepada Menlu AS Mike Pompeo dan Menkeu Steven Mnuchin, NIAC menyatakan pemaksaan kembali sanksi sekunder terhadap Iran dalam konteks kampanye tekanan maksimum, telah mengundang keprihatinan luas di tengah masyarakat Iran-Amerika dan seluruh dunia. Demikian dikutip kantor berita IRIB, Sabtu (3/11/2018).

Sanksi itu diberlakukan kembali setelah Presiden AS Donald Trump keluar dari kesepakatan nuklir meskipun ditentang oleh komunitas internasional, termasuk sekutu tradisionalnya di Eropa.

Pada hari Jumat, Trump via akun Twitternya mengumumkan pengembalian sanksi Iran mulai 5 November ini dengan menyertakan sebuah fotonya.

Sementara itu, para menkeu Jerman, Inggris dan Perancis bersama kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa dalam sebuah rilis bersama, mengabarkan kemajuan signifikan dalam mekanisme Special Purpose Vehicle (SPV) Eropa untuk mempertahankan hubungan bisnis dan perbankan dengan Iran di bawah kondisi sanksi. (RM)

https://www.facebook.com/Pars-Today-Indonesian-1156233977743802/

https://twitter.com/parstodayid

https://www.youtube.com/channel/UCGAV0ywuXz5uNpkUnYsWuvg

https://www.instagram.com/parstodayindonesia/