Turki Pastikan Pembelian S-400 dari Rusia
-
Delegasi Rusia dan Turki dalam pertemuan di Antalya.
Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu pada hari Jumat (29/3/2019) memastikan pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia.
Dia mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers bersama dengan mitranya dari Rusia Sergei Lavrov, yang mengikuti Pertemuan Kelompok Perencanaan Strategis Bersama Turki-Rusia di Antalya. Demikian dikutip kantor berita IRIB.
Cavusoglu juga mengatakan Turki tidak berniat menjual S-400 ke negara lain, dan saat ini Ankara dan Moskow sedang mendiskusikan waktu pengiriman.
Pada kesempatan itu, Turki dan Rusia juga mengkritik keputusan AS tentang Dataran Tinggi Golan, dengan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.
"Kami jelas tidak mengakui keputusan seperti itu dan tanda tangan (Presiden Donald Trump), karena itu bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB. Itu adalah wilayah Suriah," tegas Cavusoglu.
Dia menandaskan keputusan AS tidak berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas regional. "Sebaliknya, itu menciptakan keresahan dan kekacauan di wilayah tersebut," ucapnya.
Sementara itu, Lavrov mengatakan Rusia juga tidak mengakui keputusan tersebut dan ini bertentangan dengan hukum internasional.
"Semua jenis hukum internasional dilanggar dan dilanggar," pungkasnya. (RM)