Rusia Khawatir Penambahan Tentara AS di Asia Barat
-
Pasukan AS di Suriah
Departemen Luar Negeri Rusia seraya mengungkapkan kekhawatirannya atas keputusan Amerika memperkuat kehadiran militernya di Asia Barat, menunjukkan respon atas masalah ini.
Laman Elnashra menulis, Deplu Rusia Jumat (24/05) seraya merilis statemen menyatakan, keputusan AS mengirim 1500 militer ke kawasan Asia Barat dapat berujung pada konfrontasi besar.
Deplu Rusia saat merespon langkah AS menjelaskan, Moskow mungkin akan melimpahkan masalah ini ke Dewan Keamanan PBB dan membahasnya.
Presiden AS Donald Trump hari Jumat mengkonfirmasikan pengiriman 1500 tentara ke kawasan Asia Barat.
Dalam sebuah statemen menggelikan, Trump mengklaim, langkah ini ditujukan untuk menghadapi ancaman Iran di kawasan.
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei Selasa (14/05) saat bertemu dengan pejabat pemerintah menekankan, opsi pasti bangsa Iran adalah melawan Amerika, karena berunding dengan pemerintah AS saat ini adalah racun kuadrat. Tidak akan terjadi perang, tapi gesekan tekad dan dalam konfrontasi ini, Washington akan terpaksa mundur.
Republik Islam Iran memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS, Saudi dan Israel di kawasan. (MF)