Rusia: Perampasan Aset Venezuela oleh AS, Terorisme Ekonomi
https://parstoday.ir/id/news/world-i72637-rusia_perampasan_aset_venezuela_oleh_as_terorisme_ekonomi
Departemen Luar Negeri Rusia Selasa (06/08) dalam statemennya menyebut langkah pemerintah Amerika merampas aset pemerintah Venezuela di wilayahnya sebagai terorisme ekonomi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 07, 2019 07:50 Asia/Jakarta
  • Deplu Rusia
    Deplu Rusia

Departemen Luar Negeri Rusia Selasa (06/08) dalam statemennya menyebut langkah pemerintah Amerika merampas aset pemerintah Venezuela di wilayahnya sebagai terorisme ekonomi.

FNA melaporkan, Deplu Rusia seraya mengecam langkah pemerintah Amerika ini menjelaskan, Moskow senantiasa menentang pendekatan sanksi terhadap neagra lain, dan tetap menjadi anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab serta mitra terpercaya bagi semua negara.

Presiden AS Donald Trump hari Senin (05/08) dalam sebuah langkah permusuhan terhadap pemerintah Venezuela, menandatangani instruksi pembekuan seluruh aset pemerintah Caracas di Amerika.

Presiden Amerika hari Kamis lalu mengumumkan Washington dalam rangka represi maksimum telah memblokade Venezuela.

Utusan khusus AS untuk urusan Venezuela, Elliott Abrams baru-baru ini mengatakan, Trump akan melanjutkan pendekatan represi maksimum terhadap Venezuela untuk melengserkan Presiden Nicolas Maduro dari kekuasaan.

Amerika selama beberapa bulan terakhir dengan mendukung kubu oposisi Venezuela ingin melancarkan kudeta di negara ini.

Juan Guaido, pemimpin oposisi pemerintah Venezuela Rabu 23 Januari dengan dukungan Amerika dan sekutunya mengangkat dirinya sebagai presiden, sebuah langkah yang dinilai rakyat dan pemerintah Venezuela sebagai kudeta terhadap presiden terpilih, Nicolas Maduro.

Mayoritas negara termasuk Iran, Rusia dan Cina mengecam perilaku Amerika ini dan menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Venezuela.

Amerika dengan menerapkan sanksi dan mendukung kubu oposisi Venezuela berencana menggulingkan pemerintah Caracas saat ini yang anti Washington. (MF)