Ketua DPR AS Menentang Pengiriman Pasukan Tambahan ke Saudi
-
Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi.
Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi menganggap keputusan Trump untuk mengirim pasukan tambahan ke Arab Saudi dan mempercepat pengiriman peralatan militer ke negara itu dan Uni Emirat Arab (UEA), sebagai tindakan gegabah.
"Keputusan Presiden Trump untuk mempercepat pengiriman peralatan militer ke Saudi dan UEA, serta mengerahkan pasukan tambahan ke kawasan adalah sebuah upaya terbaru pemerintah untuk melangkahi DPR dan Senat, dan merugikan kepentingan AS," kata Pelosi dalam sebuah statemen hari Sabtu (21/9/2019) seperti dikutip kantor berita IRIB.
"Musim panas ini, DPR dan Senat mengeluarkan resolusi untuk memblokir penjualan senjata ke Saudi dan UEA, dan mengutuk Saudi karena serangan rutinnya terhadap warga Yaman, tetapi pemerintah mengabaikan resolusi itu," tambahnya.
Pelosi menegaskan bahwa orang-orang Amerika sudah lelah dengan perang dan tidak tertarik untuk terlibat dalam konflik lain di Asia Barat (Timur Tengah).
"Presiden Trump kembali menutup matanya atas kekerasan Arab Saudi terhadap warga Yaman yang tidak bersalah, serta pembunuhan yang mengerikan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi dan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia," pungkasnya.
Sebelum ini, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan, Presiden Trump menyetujui pengiriman pasukan tambahan untuk melindungi Arab Saudi menyusul serangan ke fasilitas perusahaan minyak Aramco. (RM)