Bloomberg: Saudi Longgarkan Kebijakan Anti-Syiah
https://parstoday.ir/id/news/world-i75885-bloomberg_saudi_longgarkan_kebijakan_anti_syiah
Situs berita Amerika Serikat, Bloomberg mengklaim pemerintah Arab Saudi setelah puluhan tahun melakukan kebijakan represif terhadap warga Syiah, kini sedikit membuka keran kebebasan bagi mereka.
(last modified 2026-03-05T04:17:08+00:00 )
Nov 23, 2019 17:07 Asia/Jakarta
  • Mohammed bin Salman
    Mohammed bin Salman

Situs berita Amerika Serikat, Bloomberg mengklaim pemerintah Arab Saudi setelah puluhan tahun melakukan kebijakan represif terhadap warga Syiah, kini sedikit membuka keran kebebasan bagi mereka.

Fars News (23/11/2019) mengutip Bloomberg melaporkan, warga Syiah Saudi yang sebagian besar tinggal di wilayah kaya minyak di timur negara itu, selama puluhan tahun hidup dalam kondisi sangat sulit seolah-olah tidak diakui sebagai warga negara Saudi.

Pemerintah Saudi selalu memandang warga Syiah sebagai kanal masuknya pengaruh Iran di negara itu, dan setiap protes warga Syiah selalu dituduh digerakkan Iran, dan harus ditumpas.

Bloomberg mengabarkan, pemerintah Saudi menyandarkan kebijakannya terhadap warga Syiah dengan hubungan Riyadh-Tehran. Namun menurut Bloomberg, kebijakan Saudi terhadap warga Syiah dalam tiga tahun terakhir mengalami perubahan.

Menurut situs berita Amerika itu, di bawah kekuasaan Mohammed bin Salman, Saudi berpikir untuk mengurangi tekanan terhadap warga Syiah guna menarik simpati mereka, dan meredam pemikiran revolusi yang sejalan dengan Iran.

Sebagaimana dijelaskan Bloomberg, perubahan arah kebijakan Saudi ini dilakukan dalam kerangka upaya Bin Salman untuk membentuk Saudi yang nasionalis dan melepaskan konservatisme Wahabi tradisional yang dianut selama beberapa generasi di negara itu. (HS)