Rusia Protes Perilaku Tak Manusiawi AS terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i79767-rusia_protes_perilaku_tak_manusiawi_as_terhadap_iran
Penentangan internasional terhadap sanksi Amerika terhadap Iran masih terus berlanjut. Mengingat wabah Corona, Deputi menlu Rusia meminta Amerika mengakhiri proses tak bermoral penerapan sanksi terhadap Iran.
(last modified 2026-04-17T10:06:50+00:00 )
Mar 22, 2020 14:02 Asia/Jakarta
  • Ryabkov
    Ryabkov

Penentangan internasional terhadap sanksi Amerika terhadap Iran masih terus berlanjut. Mengingat wabah Corona, Deputi menlu Rusia meminta Amerika mengakhiri proses tak bermoral penerapan sanksi terhadap Iran.

Seperti dilaporkan Sputnik, Sergei Ryabkov Ahad (22/03) seraya mengulang penentangan Moskow atas sanksi AS terhadap Iran mengatakan, "Kami meminta AS untuk mengakhir kecenderungan tak manusia menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Iran."

Seraya mengisyaratkan kondisi Corona saat ini di Iran, Ryabkov menambahkan, "Iran mengalami kelangkaan peralatan dalam menyelesaikan isu kesehatan di kondisi penyebaran wabah Corona saat ini."

Statemen petinggi Rusia terkait dicabutnya sanksi AS di kondisi krisis global akibat wabah Corona dirilis ketika selama beberapa hari terakhir petinggi berbagai negara seperti Turki, Rusia, Jerman, Lebanon, Pakistan dan Cina menuntut pencabutan sanksi terhadap Iran.

Brian Hook, wakil khusus AS untuk Iran juga mengklaim, kebijakan represi maksimum kami terhadap Iran akan terus berlanjut.

Presiden AS, Donald Trump hari Jumat tanpa mengindahkan penentangan yang ada menyatakan bahwa sanksi Washington terhadap Tehran akan dilanjutkan.

Menlu Iran hari Selasa lalu di cuitan Twitternya menulis, sanksi ilegal AS merusak kemampuan Iran dalam melawan Corona atau COVID-19.

Presiden Rouhani dalam sebuah pesan yang disampaikan kepada rakyat Amerika mengingatkan bahwa setiap kebijakan sempit dan konfrontatif yang akan merusak sistem medis dan membatasi sumber daya keuangan dalam manajemen krisis Iran berdampak langsung terhadap proses memerangi epidemi global ini.

Presiden Iran juga menekankan sudah waktunya bagi rakyat Amerika untuk berteriak lantang dan meminta pertanggungjawaban pemerintah Amerika terhadap masalah tersebut.

"Jangan biarkan sejarah Amerika dihitamkan lagi [oleh politisinya] melebihi sebelumnya," tegas Rouhani. (MF)