Analis Rusia: Kemegahan Amerika Serikat yang Rapuh telah Musnah
-
Sergey Karaganov, analis politik Rusia dan mantan penasihat Vladimir Putin, Presiden Rusia
Mengacu pada protes anti-rasis yang berkelanjutan di Amerika Serikat, pakar dan analis politik Rusia menekankan bahwa kemegahan negara itu yang rapuh telah musnah.
Sergey Karaganov, analis politik Rusia dan mantan penasihat Vladimir Putin, Presiden Rusia mengatakan, kemegahan Amerika Serikat yang rapuh telah musnah dan protes di kota-kota di negara ini telah menggambarkan kedalaman krisis di mana Washington berada.
Pakar Rusia itu menambahkan bahwa protes di Amerika Serikat telah menghantam posisi Presiden AS Donald Trump dan pemerintahannya.
"Diskriminasi ras, kesenjangan sosial dan sistem kapitalis telah memperburuk masalah rakyat Amerika," ungkap Karaganov.
Menurut pakar politik Rusia ini, para pemimpin Amerika terbiasa, alih-alih memperhatikan masalah yang dihadapi negaranya dan berusaha untuk menyelesaikannya, justru fokus pada masalah negara-negara lain dan selalu mengintervensi urusan negara lain.
Berbagai kota di Amerika memprotes perilaku rasis polisi AS belakangan ini.
Protes, yang telah menyebar ke banyak kota di Eropa, dimulai setelah Derek Chauvin, seorang perwira polisi kulit putih AS pada 25 Mei membunuh membunuh warga negara kulit hitam Amerika George Floyd di Minneapolis, Minnesota secara brutal.