Trump Klaim Siap Berunding dengan Presiden Venezuela
-
Presiden AS, Donald Trump
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesediannya untuk bertemu dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dia juga dalam statemen terbarunya mengungkapkan tidak mempercayai Juan Guaido, pemimpin oposisi Venezuela yang melancarkan kudeta terhadap Maduro.
Pernyataan Donald Trump ini dikemukakan bersamaan dengan kemarahannya terhadap mantan penasihat keamanan nasional AS, John Bolton, karena publikasi memoarnya berjudul,"The Room Where It Happened: A White House Memoir".
Trump menyebut Bolton sebagai makhluk paling gila di dunia.
"Dialah orang yang mendukung perang AS melawan Irak di bawah pemerintahan George W. Bush," ujar Trump dengan nada berang.
Buku terbaru John Bolton mengungkap sejumlah masalah penting, termasuk kontroversi "Ukraine Scandal", dan aksi Gedung Putih di belakang layar dengan negara-negara lain.
Mendekati rilis buku John Bolton besok, Gedung Putih berusaha menjegal publikasi informasi sensitif dalam buku tersebut yang dianggap merugikan Donald Trump dan akan mengguncang posisinya menjelang pilpres November 2020.
Buku Bolton akan dluncurkan pada 23 Juni 2020.(PH)