Troika Eropa Iringi Kebijakan anti Iran Gedung Putih
https://parstoday.ir/id/news/world-i88025-troika_eropa_iringi_kebijakan_anti_iran_gedung_putih
Tiga negara Eropa atau yang dikenal Troika Eropa anggota JCPOA dalam sebuah sikap yang selaras dengan Gedung Putih mengaku khawatir atas keputusan Iran memasang mesin sentrifugal baru di instalasi nuklir Natanz.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 07, 2020 17:23 Asia/Jakarta
  • JCPOA
    JCPOA

Tiga negara Eropa atau yang dikenal Troika Eropa anggota JCPOA dalam sebuah sikap yang selaras dengan Gedung Putih mengaku khawatir atas keputusan Iran memasang mesin sentrifugal baru di instalasi nuklir Natanz.

Sputnik melaporkan, Prancis, Jerman dan Inggris (troika Eropa), Senin (7/12/2020) dalam pernyataan bersama mengungkapkan kekhawatiran atas keputusan Iran memasang mesin sentrifugal baru di instalansi pengayaan uranium Natanz.

Ketiga negara Eropa anggota JCPOA ini mengklaim bahwa keputusan Iran memasang mesin sentrifugal baru di Natanz melanggar kesepakatan nuklir. Klaim ini dilontarkan tanpa menyinggung langkah Amerika Serikat yang melanggar JCPOA dan pelanggaran janji mereka untuk menjalankan kewajibannya.

Tiga negara Eropa tersebut menegaskan, jika Iran serius mempertahankan atmosfer diplomasi, maka harus mengikuti kesepakatan.

Berdasarkan keputusan parlemen Iran, Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) berkewajiban dalam tiga bulan memulai proses pemasangan, penyuntikan gas, pengayaan dan penyimpanan uranium yang diperkaya di instalasi nuklir Natanz, jika sanksi tidak dicabut.

Jerman, Inggris dan Prancis setelah Amerika secara ilegal keluar dari JCPOA pada 8 Mei 2018 berjanji selain menjamin kepentingan ekonomi Iran, juga mempertahankan kesepakatan ini. Troika Eropa ini meski secara verbal menentang aksi-aksi Amerika, namun secara praktis gagal merealisasikan janjinya mempertahankan kesepakatan nuklir tersebut.

Dalam kondisi seperti ini, Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran pad 8 Mei 2019, setahun setelah AS keluar dari JCPOA, menyatakan bahwa komitmen Iran dalam kesepakatan nuklir akan diturunkan secara bertahap sehingga ada keseimbangan antara komitmen dan hak Iran.

Iran menekankan jika sanksi dicabut dan Tehran menikmati kepentingan dalam JCPOA, maka negara ini siap untuk kembali ke komitmennya dalam kesepakatan nuklir. (MF)