Hina Putin, Rusia Tuntut Amerika Meminta Maaf
https://parstoday.ir/id/news/world-i93490-hina_putin_rusia_tuntut_amerika_meminta_maaf
Wakil Ketua Majelis Senat Rusia, Konstantin Kosachev mengatakan Amerika Serikat harus meminta maaf karena menghina Presiden Vladimir Putin.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 18, 2021 17:32 Asia/Jakarta
  • Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin.
    Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin.

Wakil Ketua Majelis Senat Rusia, Konstantin Kosachev mengatakan Amerika Serikat harus meminta maaf karena menghina Presiden Vladimir Putin.

"Penarikan Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov, merupakan reaksi yang tepat dan benar terhadap pernyataan Presiden Joe Biden," kata Kosachev pada hari Kamis (18/3/2021) seperti dilaporkan IRNA.

"Pernyataan seperti itu tidak dapat diterima dalam kondisi apapun. Ini pasti akan merusak hubungan bilateral kita secara serius," tambahnya.

Kosachev memperingatkan bahwa tanggapan Moskow tidak akan terbatas pada penarikan duta besar dari Washington jika pihak AS tidak memberikan klarifikasi dan alasan.

Namun, dia tidak merinci tindakan lain yang mungkin diambil oleh Rusia.

Presiden Joe Biden dalam wawancara dengan ABC News, Rabu kemarin, mengatakan Vladimir Putin akan mambayar intervensinya dalam pemilu presiden AS 2020, dan upayanya untuk mencoba meningkatkan peluang terpilihnya kembali Donald Trump.

Saat ditanya bagaimana Putin akan membayar intervensinya itu, Biden menjawab, "Anda akan segera melihatnya."

Reporter ABC News lalu bertanya, "Anda mengenal Putin, apakah menurut Anda, dia adalah pembunuh? Biden menjawab, "Ya menurut saya begitu." (RM)