Okt 16, 2019 11:20 Asia/Jakarta
  • 16 Oktober 2019
    16 Oktober 2019

Hari ini, Rabu 16 Oktober 2019 bertepatan dengan 17 Shafar 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 24 Shahrivar 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Abu As-Suud Terlahir ke Dunia

545 tahun yang lalu, tanggal 17 Shafar 896 HQ, Muhamad Mushtafa Imadi, atau yang lebih dikenal dengan nama Abu as-Suud, ulama dan mufassir terkenal muslim terlahir ke dunia di kawasan pedesaan Mudarris, dekat kota Istanbul, Turki.

Sejarah

Karena kecemerlangannya di dunia ilmu, setelah menyelesaikan masa studinya, Abu as-Suud langsung diminta untuk mengajar di sejumlah pusat keilmuan di Turki. Pada saat yang bersamaan, ia juga diangkat sebagai hakim di Istanbul.

Abus-Suud juga memiliki perhatian yang sangat besar terhadap situasi sosial politik di zamannya. Ia sempat terlibat di pemerintahan Imperium Ottoman. Saat itu, ia melakukan banyak pembenahan terhadap hukum negara dan berupaya menjadikan syariat Islam sebagai dasar seluruh hukum negara. Di antara karya tulis Abus-Suud adalah kitab berjudul "Irsyadul ‘Aqlis Salim", "Du'a Nameh", "Qanun Nameh", dan "Mafrudhat".

Nietzsche Lahir

175 tahun yang lalu, tanggal 16 Oktober 1844, Frederic Wilhelm Nietzsche, seorang filsuf terkenal Jerman, terlahir ke dunia.

Sejarah

Setelah menyelesaikan pendidikannya di bidang filologi klasik di Universitas Bonn dan Leipzig, Nietzsche mengajar di Universitas Basel. Pada saat itu, Nietzsche baru berusia 24 tahun. Salah satu filosofi Nietzsche yang paling fundamental adalah bawah nilai agama dan moral yang dipresentasikan oleh Kristen, telah kehilangan kekuatan dalam kehidupan manusia. Nietzsche menyimpulkan pandangan ini dalam sebuah kalimatnya yang terkenal, yaitu "Tuhan telah mati."

Nietzsche mengklaim bahwa nilai-nilai baru bisa diciptakan untuk menggantikan nilai-nilai tradisional. Diskusi tentang hal ini kemudian melahirkan konsep superman atau manusia adidaya. Menurut Nietzsche, manusia adidaya merupakan hasil dari kekuatan manusia dan lebih unggul dari semua kebaikan dan keburukan. Karya-karya Nietzsche di antaranya berjudul The Birth of Tragedy dan Beyond Good and Evil.

Di akhir hayatnya, Nietzsche mengalami gangguan mental dan akhirnya pada tahun 1900, ia meninggal dunia.

Rezim Saddam Menduduki Kota Khorramshahr

39 tahun yang lalu, tanggal 24 Mehr 1359 HS, pasukan rezim Saddam Husein menduduki kota Khorramshahr, Iran.

Pembebasan kota Khorramshahr

Senin siang tanggal 31 Shahrivar 1359 (22 September 1980) alarm kota Khorramshahr tiba-tiba berbunyi. Kota menjadi sasaran tembakan roket dan rudal. Api dan asap terlihat di mana-mana. Warga Khorramshahr tidak pernah membayangkan kejadian seperti ini.

Pada dasarnya, serangan udara Irak ke bandara-bandara Iran Senin siang itu ternyata dibarengi oleh unit-unit pasukan darat rezim Saddam Husein. Serangan yang dilakukan oleh militer rezim Saddam dilakukan dengan informasi sebelumnya mengenai titik-titik rawan dan lemah pos-pos penjagaan dan pangkalan militer yang berada di perbatasan. Selain serangan artileri berat ke pos-pos penjagaan dan pangkalan militer itu, mereka juga membombardir jalan raya Khorramshahr-Ahvaz dan pos militer Shalamcheh.

Awalnya, Irak berusaha mengancam barisan pertahanan Khorramshar-Ahvaz guna melemahkan kemungkinan perlawanan pasukan yang ditempatkan di perbatasan dan pos-pos penjagaan.

Patut diketahui bahwa para pejuang Khorramshahr yang berusaha melindungi kota menghadapi masalah berat. Karena selain tidak ada tambahan pasukan, setiap saat mereka dihantui jatuhnya jumlah korban dari pasukannya. Dalam kondisi yang demikian, berjuang menghadapi agresi rezim Saddam menjadi sulit, tapi meninggalkan kota juga menjadi hal yang lebih sulit.

Oleh karenanya, para pejuang mengambil keputusan  untuk tetap melanjutkan perjuangan secara bertahap hingga tanggal 24 Mehr 1359 (16 Oktober 1980). Sejak saat itu kota Khorramshahr disebut sebagai Khounin Shahr yang berarti Kota Berdarah.