Apr 30, 2020 15:01 Asia/Jakarta

Program ke-70 Harmoni Nada dan Irama kali ini akan memperkenalkan musik tradisional Bushehr bernama Khayyam-Khani yang ditampilkan oleh kelompok Shabdiz (Gorouh Shabdiz Boushehr) dari Provinsi Bushehr, Republik Islam Iran.

Khayyam-Khani adalah bentuk tradisional musik Iran selatan yang terdiri dari nyanyian Rubaiyat Khayyam di iringan instrumen tradisional Iran selatan seperti seruling, "Ney Jofti" dan "Ney Hambon". Rubaiyat adalah bentuk puisi di mana puisi itu terdiri dari empat ayat pendek.

Selama beberapa tahun terakhir, "Khayyam Khani" populer di kalangan masyarakat dan banyak tampil di kafe-kafe Bushehr. Siapa pun yang pergi ke Bushehr akan disambut lebih hangat oleh penduduk setempat.

Pertunjukan budaya di Bushehr sangat aktif, terutama musik. Musik memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bushehr, terutama "Khayyam Khani".

Ada semacam kisah cinta khusus antara penyair Omar Khayyam dan kota Bushehr. Meskipun ia tidak pernah mengunjungi kota ini. Rubaiyatnya adalah fondasi untuk apa yang disebut "Khayyam Khani".

Terlepas dari kenyataan bahwa "Khayyam Khani" pada awalnya dilakukan dalam perayaan keluarga tertutup seperti pernikahan, saat ini menjadi acara publik yang dilakukan di kafe-kafe Bushehr.

Salah satu "Khayyam Khani" yang paling populer dapat ditemukan di kafe "Haji Raees", yang terletak di salah satu gang indah kota tua Bushehr. Setiap Kamis dan Jumat malam kafe akan dibanjiri oleh penduduk setempat untuk berpartisipasi di dalamnya.

Dengan irama drum, penyanyi, seorang lelaki tua bernama Kheder, mulai menyanyikan rubaiyat Khayyam (dan kadang-kadang puisi penyair lain seperti Hafez juga) sementara kerumunan berpartisipasi dengan bertepuk tangan dengan irama musik.

Seluruh pertunjukan dimulai perlahan, Kheder bergantian bernyanyi dan memainkan seruling dan seluruh kerumunan bertepuk tangan terhipnotis. Tiba-tiba seorang pria muda mulai memainkan bagpipe (Ney Hambon) dan seluruh ritme menjadi lebih cepat. Kerumunan menjadi gembira dan laki-laki mulai menari. (RA)