-
Press TV Merayakan 14 Tahun Berdirinya.
Jul 03, 2021 05:53Jaringan berita ini diluncurkan pada Juli 2007.
-
Lagi, Google Hapus Akun YouTube Press TV
Apr 03, 2021 11:14Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Google menghapus akun resmi YouTube jaringan televisi Republik Islam Iran, Press TV pada Selasa (30/3/2021) dengan alasan "pelanggaran pedoman komunitas".
-
Kebijakan Baru WhatsApp dan Keresahan Penggunanya
Jan 13, 2021 17:19WhatsApp mengeluarkan kebijakan baru yang akan diberlakukan pada 8 Februari 2021. Kebijakan ini adalah pembaruan Persyaratan Layanan dan Kebijakan Privasi baru di platformnya, di mana WhatsApp akan berbagi data dengan Facebook.
-
Karena Pelecehan, Banyak Gadis Kurangi Penggunaan Medsos
Des 17, 2020 14:35Pada awal Oktober 2020, sebuah survei kelompok hak asasi perempuan, Plan International, menunjukkan bahwa satu dari lima gadis dan wanita muda telah meninggalkan atau mengurangi penggunaan platform media sosial setelah menjadi target pelecehan.
-
Kebebasan Berpendapat Ala Facebook, dan Sambutan Israel
Okt 21, 2020 14:49Platform media sosial Facebook ternyata tidak hanya melarang konten-konten berbau penentangan terhadap Holocaust, baru-baru ini bahkan mengarahkan akses para pengguna Facebook yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Holocaust ke sumber informasi yang dikehendakinya.
-
Google Tutup Akun YouTube Media Internasional Milik Iran
Sep 28, 2020 15:30Google untuk keenam kalinya memblokir akun YouTube resmi jaringan berita internasional milik Republik Islam Iran, Press TV, dengan alasan "pelanggaran undang-undang ekspor."
-
Postingan FB Hina Rasulullah SAW Picu Kerusuhan di India
Aug 24, 2020 13:06Sebuah postingan di Facebook yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW memicu demonstrasi besar di Bangalore, India pada awal Agustus 2020.
-
Raksasa Internet Menggunakan Data Sensitif Kita
Jun 11, 2020 09:37Mengirim email, menavigasi rute Anda, mencari topik atau mengobrol dengan kolega Anda; sebenarnya kita mengirim data sensitif dan berharga kita ke raksasa teknologi seperti Google dan Facebook. Data kita sebagian besar digunakan untuk menghasilkan uang melalui iklan yang disesuaikan.
-
Ketika Trump Mengumumkan Perang terhadap Media dan Jejaring Sosial
Jun 10, 2020 18:21Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang biasanya dengan bantuan Twitter mengumumkan keputusan mengejutkan kepada dunia, kini mulai terlibat perseteruan dengan jejaring sosial ini. Di sini Trump memiliki follower sekitar delapan juta orang. Kini mari kita tengok bersama fakta perang ini.