Ponsel dan Perubahan Gaya Hidup
https://parstoday.ir/id/radio/world-i68316-ponsel_dan_perubahan_gaya_hidup
Penyebaran telepon seluler (ponsel) yang cepat, komprehensif dan inklusif, serta kekuatan sepanjang ruang dan waktu dari teknologi ini telah menyebabkan munculnya gaya hidup baru dalam komunikasi sosial, ekonomi, politik dan pendidikan saat ini. Dampak dari komunikasi ini sangat luas pada norma, perilaku dan nilai-nilai masyarakat dan akhirnya sampai pada gaya hidup.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Mar 11, 2019 12:28 Asia/Jakarta
  • Penggunaan ponsel cerdas
    Penggunaan ponsel cerdas

Penyebaran telepon seluler (ponsel) yang cepat, komprehensif dan inklusif, serta kekuatan sepanjang ruang dan waktu dari teknologi ini telah menyebabkan munculnya gaya hidup baru dalam komunikasi sosial, ekonomi, politik dan pendidikan saat ini. Dampak dari komunikasi ini sangat luas pada norma, perilaku dan nilai-nilai masyarakat dan akhirnya sampai pada gaya hidup.

Mobile World Congress (MWC)

Pekan lalu, diadakan pameran Mobile World Congress (MWC) 2019. Kongres ini menampilkan menampilkan pameran terbesar industri ponsel di dunia, di mana perusahaan-perusahaan telepon seluler, operator komunikasi, produsen perangkat lunak dan para vendor hadir. Di kongres ini dipamerkan beragam ponsel cerdas yang menggunakan jaringan generasi kelima, realitas virtual atau headset augmented reality, laptop dan banyak teknologi baru lainnya ditawarkan kepada banyak penggemar.

Menurut laporan terbaru, jumlah pengguna ponsel cerdas yang aktif di seluruh dunia adalah 3 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa selama dua tahun terakhir, jumlah pengguna ponsel cerdas yang aktif telah meningkat sekitar 500 juta. Pada 2016, jumlah pengguna ponsel cerdas sekitar dua setengah miliar pengguna, tetapi diperkirakan pada tahun 2021 akan ada hampir 4 miliar pengguna aktif di seluruh dunia. Pada 2021, pendapatan dari aplikasi dan game ponsel cerdas juga akan meningkat, naik 20% menjadi lebih dari 139 miliar dolar.

Tidak ada keraguan bahwa teknologi baru memiliki dampak besar pada kehidupan kita dalam dua dekade terakhir dan sebagian besar telah mengubah gaya hidup. Komoditas ini adalah fenomena dunia modern, dan dampaknya bahkan lebih besar dari jenis barang yang mengubah gaya hidup pada 1960-an. Alasannya mungkin karena orang semakin mengikuti perkembangan teknologi informasi. Dengan kata lain, kita berada dalam masyarakat di mana kondisi kehidupan kita semakin merupakan produk dari reaksi kita sendiri.

Pada tahun 1985, ketika percakapan telepon seluler pertama kali dilakukan, tidak ada yang berpikir bahwa fenomena ini akan mempengaruhi kehidupan dan gaya perilaku kita setelah tiga dekade. Pada awal kemunculan komoditas ini, istilah baru diciptakan oleh sosiolog untuk memamerkan konsumen komoditas ini, yang sering berusia muda, dan merupakan anggota kelas menengah perkotaan baru. Belakangan, produk tersebut menjadi sangat populer dan menjadi konsumsi massal, dan melalui proses yang sama seperti barang-barang mewah. Pertama, diproduksi untuk kelas menengah, kemudian menjadi konsumsi semua kalangan. Kemudian jenis produk baru datang ke pasar, seperti ponsel yang lebih kecil dengan lebih banyak fungsi, yang pertama menjadi penggunanya adalah kelas menengah.

Tetapi pada saat ini, media baru ini telah menjadi bagian integral dan jelas dari kehidupan sehari-hari banyak orang, sehingga tidak dimungkinkan untuk melakukannya tanpa media itu. Ponsel sebagai media masa depan yang dominan, yang menyatukan semua media yang sudah ada pada dirinya, mulai dari hal-hal yang paling pribadi hingga paling umum hadir secara inklusif dan menyeluruh dalam kehidupan kita.

Selain memenuhi kebutuhan individu, ponsel juga dikenal sebagai media massa di zaman sekarang, dengan tujuan utama berkomunikasi di masyarakat, dan dalam berbagai bentuk tulisan, verbal dan visual memainkan peran besar dalam pengembangan komunikasi sosial. Dengan kehadirannya, alat ini memperluas ruang komunikasi virtual dan mengarahkan komunikasi ke cara baru.Telepon telah menembus begitu banyak dalam kehidupan kita sehingga anak berusia 10 hingga orang tua menggunakannya. Terutama di kalangan anak muda yang menjadi mayoritas masyarakat dan paling rentan terhadap kerusakan dan masalah.

Faktanya adalah ponsel tidak hanya memengaruhi pemikiran dan emosi kita, tetapi juga berdampak besar pada perilaku sosial kita. Karenanya, penting untuk memperhatikan dampak dari media dan khususnya media baru, tentang cara memahami, berinteraksi, dan perubahan kehidupan sehari-hari kaum muda.

Sebagai contoh, para ahli ilmu kedokteran biasanya menunjukkan bahaya ponsel dan perangkat seluler, mengingat sifat dan efek gelombang elektromagnetik pada panjang gelombang yang berbeda pada sistem biologis tubuh manusia. Peran perusakan dalam tubuh, organisme, jaringan sel dan makro molekul vital seperti DNA, mengakibatkan pecahnya DNA dan terjadinya banyak penyakit yang disebabkan olehnya, meningkatkan jenis tumor otak tertentu, musnahnya sel darah putih, peningkatan tekanan darah, penurunan memori, sakit kepala, kurang tidur dan stres adalah bagian dari kerugian yang diakibatkan perangkat media modern ini.

Selain itu, mereka yang menggunakan ponsel di siang hari selama berjam-jam, kemungkinan akan menghadapi gangguan mental lebih dari yang lain. Depresi dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh penggunaan ponsel yang berlebihan, mengabaikan kegiatan dan aktivitas penting karena kecanduan ponsel dan adanya masalah fisik seperti gangguan pencernaan, kehilangan kepercayaan diri dan, akhirnya, pengucilan sosial, merupakan sebagian masalah yang akan menanti pengguna ponsel bila memakainya secara berlebihan.

Tapi itu belum semuanya. Di sisi lain, kita harus melihat ini. Hasil penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa Internet dan ponsel memiliki dampak positif pada sikap masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Studi yang diterbitkan dalam American Heart Association's Journal ini menunjukkan bahwa orang cenderung belajar tentang doktrin menjaga kesehatan dan memiliki gaya hidup sehat melalui penggunaan Internet dan ponsel.

Para peneliti telah dengan hati-hati mengevaluasi selama melakukan 23 tahun penelitian untuk mencapai kesimpulan yang penting dan bijaksana dalam masalah ini dan menemukan bahwa Internet dan aplikasi berbasis seluler lainnya serta sistem serupa mampu mendorong individu untuk lebih baik dalam hal makan dan berolahraga. Berdasarkan penelitian ini, dorongan orang untuk berolahraga dan melakukan diet yang lebih baik akan menyebabkan penurunan berat badan.

Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan Internet dan program-programnya tidak hanya membantu orang untuk memperbaiki pola makan mereka, tetapi juga memainkan peran penting dalam mengaktifkannya dan menghindari minuman beralkohol dan rokok.

Para ahli dalam penelitian lain menemukan bahwa mengumpulkan beberapa aplikasi, termasuk peta, lokasi, jadwal kereta api dan metro, pengingat kantor, jadwal kerja, buku telepon, dan sejenisnya pada perangkat dapat membantu orang. Dengan memeriksa fitur-fitur pada smartphone, mereka menemukan bahwa sekitar 50 perangkat yang berbeda terkumpul dalam satu perangkat, yang di masa lalu orang harus membawa masing-masing dari perangkat itu.

Dalam catatan penutup, sementara banyak pakar percaya bahwa penggunaan smartphone meningkatkan hubungan yang ada di antara pengguna, tampaknya komunikasi yang terjadi bukan hanya pada tingkat interaksi sederhana dan disertai dengan suasana emosional, tidak bisa persis di lingkungan virtual. Komunikasi dan hubungan keluarga adalah di antaranya. Namun, kurangnya manajemen individu dari jumlah dan waktu penggunaan jejaring sosial telah menyebabkan proses kehidupan dan interaksi antarpribadi dan hubungan emosional dalam lingkungan nyata keluarga menjadi sulit.

Para ahli percaya bahwa sekarang bagian dari tugas keluarga, termasuk rasa kompeten dan kepercayaan diri yang dipelajari remaja dalam keluarga adalah tanggung jawab media melalui kehadiran ruang maya. Bahkan, anak muda dapat memperkuat identitas sosial mereka dengan menggunakan media ini. Ponsel cerdas juga dapat meningkatkan volume hubungan sosial yang buruk dan tautan komunikasi yang longgar di masyarakat, sementara juga mentransfer banyak keterampilan yang tidak ditularkan melalui keterampilan verbal dan komunikasi lisan melalui keterampilan non-verbal.

Seseorang harus menerima perubahan yang terjadi dengan penggunaan ponsel yang terus meningkat, menghasilkan pola interaksi dua mode pada jejaring sosial menjadi interaksi antarkelompok. Ini adalah langkah penting dalam komunikasi. Dengan kata lain, percakapan, karena bersifat sosial dan kolektif, juga memiliki payung pemantauan sosial dan menempuh jalur yang dihitung dan terstruktur.

Tetapi kita tidak boleh lupa bahwa gaya hidup baru yang dipengaruhi oleh perangkat seperti ponsel harus dianalisa kerugian yang bakal dihasilkannya dan harus lebih diperhatikan interaksi, percakapan, dan ekspresi perasaan.