Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

natanz

  • Araghchi: Program Nuklir Iran bukan barang Impor yang bisa Dihancurkan dengan Pengeboman

    Araghchi: Program Nuklir Iran bukan barang Impor yang bisa Dihancurkan dengan Pengeboman

    Jun 23, 2025 01:22

    Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, menekankan bahwa program nuklir damai adalah hasil dari pengetahuan dan teknologi dalam negeri para ilmuwan Iran, mengatakan: Program nuklir Iran bukanlah impor yang dapat dihancurkan dengan pengeboman.

  • Serangan Biadab AS ke Fasilitas Nuklir Iran / AEOI: Pengembangan Industri Nuklir tidak akan Berhenti

    Serangan Biadab AS ke Fasilitas Nuklir Iran / AEOI: Pengembangan Industri Nuklir tidak akan Berhenti

    Jun 22, 2025 10:53

    Pars Today - Menyusul serangan biadab Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran, Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran (AEOI) dalam statemennya menekankan bahwa jalur pengembangan industri nuklir tidak akan berhenti.

  • Warga Belanda Pelaku Penyebaran virus Stuxnet di Situs Nuklir Natanz​

    Warga Belanda Pelaku Penyebaran virus Stuxnet di Situs Nuklir Natanz​

    Jan 09, 2024 14:46

    Warga negara Belanda memainkan peran langsung dalam operasi Amerika Serikat dan rezim Zionis untuk menyabotase situs nuklir Natanz di Iran dengan menyebarkan virus Stuxnet. ​

  • Tanggapi Resolusi Baru IAEA, Iran Tingkatkan Produksi Uraniumnya 60 Persen

    Tanggapi Resolusi Baru IAEA, Iran Tingkatkan Produksi Uraniumnya 60 Persen

    Nov 22, 2022 14:50

    Republik Islam Iran untuk pertama kalinya memulai peningkatan produksi pengayaan uranium di Fordo sebesar 60 persen.

Headline
  • Takht-Ravanchi: Jalan Menuju Kesepakatan Melewati Washington / Peringatan tentang Konsekuensi dari setiap Konflik Militer

    Takht-Ravanchi: Jalan Menuju Kesepakatan Melewati Washington / Peringatan tentang Konsekuensi dari setiap Konflik Militer

    6 hours ago
  • Araghchi: Konferensi Keamanan Munich Berubah Menjadi "Sirkus"

  • Munich Sirkus

  • Jalan Buntu Zionis!

  • Iran Resmi Masuk Anggota Eksklusif Negara yang Menguasai 110 Produk Sel Terapi Dunia

Pilihan Editor
  • Peneliti Iran Memenangkan Hadiah Dunia Fisika Fundamental 2025

    Peneliti Iran Memenangkan Hadiah Dunia Fisika Fundamental 2025

    5 hours ago
  • Pengguna Iran X: Aksi Unjuk Rasa Royalis di Munich Gagal / Reza Pahlavi tidak Aman bahkan di antara para Pendukungnya

    Pengguna Iran X: Aksi Unjuk Rasa Royalis di Munich Gagal / Reza Pahlavi tidak Aman bahkan di antara para Pendukungnya

    6 hours ago
  • Eskalasi Friksi Politik dan Keamaan di Israel; Peringatan akan Kedalaman Krisis Internal

    Eskalasi Friksi Politik dan Keamaan di Israel; Peringatan akan Kedalaman Krisis Internal

    7 hours ago
Terpopuler
  • Analisis Situs GCT Soal Konfrontasi Rezim Zionis dengan Iran

  • Jalan Buntu Zionis!

  • Araghchi: Konferensi Keamanan Munich Berubah Menjadi "Sirkus"

  • Ketika Tentara Pelaku Genosida Mengancam Masyarakat Mana Pun

  • Mengapa Le Figaro Ingin Membesarkan Wacana Islam Radikal?

  • Iran Masuk 7 Besar Kekuatan Dunia dalam Pengobatan Regeneratif

  • Ketika Kekuasaan Trump Membungkam Ilmu Pengetahuan di Harvard

  • Apakah Jerman Sedang Mengulangi Pola Sebelum Perang Dunia II?

  • Peringatan Maraknya 'Polisi Palsu' di Jepang

  • Munich Sirkus

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss