Hamas Menyerukan Peningkatan Perlawanan terhadap Penjajah Zionis
-
Hamas
Pars Today - Hamas mengutuk keras kejahatan yang terus dilakukan penjajah di Tepi Barat dan gugurnya dua remaja dan pemuda Palestina di Jenin, dan menekankan bahwa darah syuhada yang ditumpahkan akan menutupi Zionis dan bahwa warga Palestina di Tepi Barat harus meningkatkan semua bentuk perlawanan terhadap musuh.
Menurut laporan Tasnim, menyusul agresi Zionis yang terus berlanjut terhadap Tepi Barat, yang disertai dengan gugurnya seorang remaja berusia 16 tahun dan seorang pemuda berusia 22 tahun Sabtu (20/12/2025) malam, gerakan Hamas mengeluarkan pernyataan Minggu (21/12) pagi yang menyatakan bahwa kejahatan yang terus dilakukan oleh tentara pendudukan dan pemukim Zionis serta pembunuhan warga Palestina yang terus berlanjut di Tepi Barat, terutama insiden baru-baru ini di Jenin, membutuhkan penyebaran kemarahan rakyat dan peningkatan tindakan perlawanan terhadap Zionis.
Hamas juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Rayan Muhammad Abdul Qader Abu Mualla, seorang remaja Palestina berusia 16 tahun di Qabatiya, dan Ahmad Saed Shahada Zeyoud, seorang pemuda berusia 22 tahun yang ditembak mati oleh pasukan pendudukan di kota Silat Al-Harithiya, sebelah barat Jenin.
Gerakan Hamas menekankan bahwa darah tak berdosa syuhada ini akan menutupi para penjajah dan pada akhirnya akan menyebabkan kehancuran dan pemusnahan mereka dari tanah Palestina.
Hamas selanjutnya menyerukan kepada warga Palestina di Tepi Barat, khususnya pemuda Palestina, untuk memperluas bentuk-bentuk perlawanan terhadap Zionis dan menghadapi serangan tentara pendudukan dan pemukim Zionis, serta mencegah berlanjutnya kejahatan brutal mereka terhadap rakyat Palestina dan kesucian Islam mereka.
Pernyataan Hamas ini dikeluarkan setelah sumber-sumber Palestina melaporkan tadi malam bahwa seorang remaja berusia 16 tahun dan seorang pemuda berusia 22 tahun gugur akibat serangan pasukan pendudukan sebagai kelanjutan dari serangan Zionis di berbagai wilayah Tepi Barat.
Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan tadi malam bahwa Rayan Muhammad Abdul Qader Abu Mualla, seorang remaja Palestina berusia 16 tahun, ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel di kota Qabatiya, selatan Jenin, di Tepi Barat bagian utara, dan jenazahnya disita oleh pasukan pendudukan.
Kementerian Kesehatan Palestina juga melaporkan gugurnya Ahmad Saed Shahada Zeyoud, seorang pemuda Palestina berusia 22 tahun, yang ditembak oleh pasukan pendudukan di kota Al-Silat Al-Harithiya, sebelah barat Jenin.
Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa personelnya memindahkan seorang pemuda berusia 22 tahun yang terluka parah di dada ke rumah sakit di kota Al-Silat Al-Harithiya, sebelah barat Jenin, tetapi upaya untuk menyelamatkan nyawanya tidak berhasil dan ia meninggal dunia.
Saksi mata melaporkan bahwa pasukan pendudukan menyerang kota Al-Silat Al-Harithiya dan menduduki jalan-jalannya, sementara serangan lain dilakukan di kota Qabatiya.(sl)