Pertemuan Utusan Khusus Presiden RII dengan Menlu RI
-
Utusan Khusus Presiden RII untuk Urusan Perempuan dan Keluarga Masoumeh Ebtekar (kiri) dan Menlu RI Retno Marsudi.
Utusan Khusus Presiden Republik Islam Iran untuk Urusan Perempuan dan Keluarga Masoumeh Ebtekar menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dunia, termasuk Republi Indonesia sebagai negara Muslim terbesar dan salah satu pemimpin Gerakan Non Blok (GNB) untuk menjaga perdamaian.
Hal itu ditegaskan Ebtekar dalam pertemuannnya dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi pada hari Rabu, 11 Juli 2018 di Jakarta ketika menyinggung langkah ilegal Amerika Serikat keluar dari perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Bersama).
Dia mengatakan, JCPOA bukan sekedar dokumen kerja sama antara Iran dan sejumlah negara Barat, tetapi sebuah dokumen internasional demi kerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di dunia dewasa ini, oleh karena itu, perjanjian ini harus terjaga dari langkah sepihak AS yang berbahaya.
Sementara itu, Menlu RI mengatakan, pemerintah Indonesia senantiasa mendukung diplomasi sebagai mekanisme solusi isu-isu internasional dan juga mendukung JCPOA. Retno juga menegaskan bahwa kedua pihak tetap komitmen untuk mempertahankan JCPOA demi membantu terwujudnya perdamaian dan stabilitas internasional.
Dia menambahkan, Indonesia memberikan dukungan politik, dan mencari solusi praktis demi membantu mempertahankan dan menjalankan JCPOA serta menjamin kepentingan kedua pihak serta seluruh anggota masyarakat internasional.
Masoumeh Ebtekar dalam kunjungan satu harinya ke Indonesia membawa pesan tertulis Presiden Iran Hassan Rouhani untuk mitranya di Indonesia, Joko Widodo.Utusan Presiden Iran ini juga bertemu dengan para pejabat tinggi Jakarta untuk membahas transformasi terbaru JCPOA dan hubungan bilateral.